Bupati Krisman Riwu Kore Serahkan Langsung Bantuan Modal Usaha Kepada 201 Orang Masyarakat Kabupaten Sabu Raijua

Menia, FKKNews.com – Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, SE., MM, didampingi Plt. Kepala Dinas Transkopnaker Kabupaten Sabu Raijua, menyerahkan secara simbolis bantuan modal usaha tahap II kepada 201 orang penerima, bertempat di Aula Sekretariat DPRD Kabupaten Sabu Raijua. Bantuan ini bersumber dari APBD Perubahan Tahun 2025, Selasa (9/12/2025).

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa keberadaan UMKM adalah tulang punggung perekonomian, sehingga intervensi Pemerintah melalui dukungan permodalan menjadi sangat penting. Program ini tidak hanya menjadi solusi jangka pendek bagi kesulitan permodalan, tetapi juga merupakan langkah strategis jangka panjang untuk memperkuat UMKM agar lebih berkontribusi bagi perekonomian daerah dan nasional.

Program bantuan modal usaha yang diberikan merupakan implementasi prioritas pembangunan daerah sebagaimana termuat dalam RKPD, serta tindak lanjut dari Musrenbang dan Pokok Pikiran DPRD. Bantuan menyasar kelompok maupun individu, dan tidak bertentangan dengan regulasi terkait pemberdayaan UMKM.

Jenis usaha penerima bantuan pada tahap ini mencakup usaha bengkel, meubel, tenun ikat, pandai besi, pertanian (kelompok), serta usaha individu seperti thrifting, kuliner, percetakan, kios, penjualan sayur, parfum, ikan, dan buah, bengkel las, ayam pedaging, cuci motor, pangkas rambut, peternakan, pembuatan neon box, papan nama, service teknis, hingga usaha menjahit. Total anggaran yang digelontorkan adalah Rp 512.000.000,-.

Dalam sambutannya, Bupati Krisman menegaskan bahwa bantuan ini merupakan program murni Pemerintah saat ini, yang dimasukkan dalam APBD Perubahan. Ia menyampaikan bahwa selain bantuan modal usaha, terdapat pula program lain yang telah direalisasikan, seperti bantuan uang duka, seragam sekolah, kawat duri, ketinting, bibit rumput laut, hand traktor, lampu jalan, bantuan rumah, dan berbagai bantuan lainnya.

“Tujuan Kami memberikan semua bantuan ini adalah sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat yang juga termuat dalam Visi Misi Pemerintah. Bantuan ini merupakan langkah awal, dan selebihnya tergantung Bapa Ibu penerima untuk terus mengupayakan kesejahteraan itu,”ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa bantuan modal usaha tahap II ini melanjutkan bantuan pada tahap I yang telah menjangkau 401 penerima dengan total anggaran lebih dari Rp 1 miliar. Selain bantuan permodalan, Pemerintah Daerah juga terus berupaya menciptakan lapangan kerja, salah satunya melalui revitalisasi 45 hektar tambak garam yang jika rampung dapat menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Pemda juga mengupayakan pembukaan lahan tambak garam baru dengan dukungan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, mengingat besarnya kebutuhan anggaran serta adanya pengurangan dana transfer ke daerah.

Bupati turut menyinggung keberhasilan Pemerintah dalam melakukan efisiensi anggaran pada awal masa kepemimpinannya, yang menghasilkan penghematan sebesar Rp 26 miliar, dan seluruhnya diarahkan pada program peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menutup sambutannya, Bupati berharap agar seluruh bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan usaha, meningkatkan produktivitas, serta mendorong peningkatan taraf hidup masyarakat Sabu Raijua.(FKK03)

 

Hot this week

“Sabar Menderita Karena Kebenaran Kristus” Minggu sengsara III , 25 februari 2024

Shalom. Sahabat sepelayanan selamat menikmati pemeliharaan Tuhan dan selamat...

Ngaku Bisa Loloskan Siswa ke SMAN 1, Guru PNS di Kota Kupang Tipu 9 Ortu

Kupang, FKKNews.com - Oknum Guru di kota Kupang atas...

Menkeu Akui Kondisi Tunjangan Fungsional Dosen Tidak Wajar, Janjikan Tinjauan Menyeluruh

Jakarta, 21 November 2025 — Aliansi Dosen ASN Kemdiktisaintek...

Kasus Pembunuhan terhadap Mahasiswa Asal Alor Bukan Berawal Dari Syukuran Pesta Wisuda, Berikut Penjelasan dari AKP Jemy Noke

Kupang, FkkNews.com - Kasus pembunuhan yang terjadi di Kelurahan...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img