Ernest Ludji Tegaskan Kepsek yang Tidak Mengirim Peserta Bimtek Akan Diberi Teguran Keras

Kupang, FKKNews.com – Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Ernest S. Ludji, S.STP., M.Si., menegaskan bahwa kepala sekolah yang tidak mengirimkan perwakilan dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas Guru tentang Model-Model Pembelajaran Inovatif Berbasis Deep Learning akan diberikan teguran keras.

Penegasan itu disampaikannya saat memberikan arahan dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 18–20 Februari 2026, di Hotel Neo by Aston Kupang.

Menurut Ernest, kehadiran peserta dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen dan keseriusan sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Dari 142 peserta yang dijadwalkan mengikuti kegiatan secara luring, masih terdapat kursi yang kosong.

“Saya minta dicatat baik-baik yang tidak hadir. Pembelajaran besok sudah maju, kita tidak mungkin mundur. Kepala sekolah yang tidak mengirim peserta harus diberi teguran. Kita harus serius,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa Bimtek ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bagian dari upaya memperkuat kompetensi guru agar mampu menerapkan model pembelajaran berbasis deep learning secara nyata di kelas.

“Ini pelatihan untuk para pelatih. Setelah dari sini, Bapak Ibu harus kembali ke sekolah dan mengimbaskan kepada rekan-rekan guru lainnya. Harus ada dampak nyata,” ujarnya.

Ernest juga mengingatkan bahwa pendidikan merupakan salah satu sektor prioritas nasional yang harus dijawab dengan kerja serius di daerah. Karena itu, kedisiplinan dan tanggung jawab seluruh satuan pendidikan menjadi hal yang tidak bisa ditawar.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa profesi guru adalah panggilan mulia yang harus dijaga dengan integritas dan keteladanan.

“Guru itu pelita dalam gulita. Kita bisa membaca, menulis, mengenal berbagai ilmu karena guru. Maka tugas kita adalah menjadi teladan dan memberi semangat bagi anak-anak kita,” katanya.

Mengakhiri arahannya, Ernest berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh selama tiga hari agar penguatan pembelajaran inovatif benar-benar memberi perubahan nyata bagi mutu pendidikan di Kota Kupang. (FKK)

Hot this week

“Sabar Menderita Karena Kebenaran Kristus” Minggu sengsara III , 25 februari 2024

Shalom. Sahabat sepelayanan selamat menikmati pemeliharaan Tuhan dan selamat...

Ngaku Bisa Loloskan Siswa ke SMAN 1, Guru PNS di Kota Kupang Tipu 9 Ortu

Kupang, FKKNews.com - Oknum Guru di kota Kupang atas...

Menkeu Akui Kondisi Tunjangan Fungsional Dosen Tidak Wajar, Janjikan Tinjauan Menyeluruh

Jakarta, 21 November 2025 — Aliansi Dosen ASN Kemdiktisaintek...

Kasus Pembunuhan terhadap Mahasiswa Asal Alor Bukan Berawal Dari Syukuran Pesta Wisuda, Berikut Penjelasan dari AKP Jemy Noke

Kupang, FkkNews.com - Kasus pembunuhan yang terjadi di Kelurahan...

Cabor Voli Digelar di NTT, PBVSI Siapkan Atlet, Sport Science dan Venue Sejak 2026

Kupang, FKKNews.com - Penetapan bola voli indoor sebagai cabang...

Melki-Winston Satu Meja Bahas Arah Pembangunan NTT 4 Tahun Mendatang

Kupang, FKKNews.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img