Beranda Alor Gagal Panen di Tahun 2026, Hujan Lebat Hancurkan Lahan Pertanian, Warga Desa...

Gagal Panen di Tahun 2026, Hujan Lebat Hancurkan Lahan Pertanian, Warga Desa Mausamang Menanti Bantuan Pemerintah, Ketua Fraksi PKB Ernes Serukan Pemerintah Harus Segera Bertidak

200

Kalabahi, FkkNews.com – Ditengah hiruk pikuk dinamika pemerintahan oleh para pejabat daerah, Desa Mausamang, Kecamatan Alor Timur, dilanda duka setelah hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut pada Rabu, 11 Maret 2026. Cuaca ekstrem ini menyebabkan kerusakan lahan pertanian warga yang cukup parah, memicu kekhawatiran terjadinya gagal panen total di sepanjang tahun 2026.

Masyarakat Desa Mausamang sangat membutuhkan kehadiran dan tindakan nyata dari Pemerintah Kabupaten Alor. Ketua Fraksi PKB Ernes Mokoni menyerukan agar pemerintah segera bertindak, termasuk Dinas Pertanian, Dinas Sosial, dan BPBD Kabupaten Alor, untuk membantu warga yang terdampak.

“Kami berharap pemerintah dapat segera melakukan pendataan kerusakan lahan, memberikan bantuan bibit atau pupuk subsidi, serta menyalurkan bantuan logistik darurat bagi warga yang terdampak,” kata Ernes Mokoni.

Kini, warga Desa Mausamang menanti kehadiran pemerintah untuk membantu memulihkan lahan pertanian mereka dan mencegah dampak lebih luas dari bencana ini. Semoga bantuan segera tiba.

Kondisi ini bermula saat hujan lebat yang berlangsung selama berjam-jam menyebabkan debit air meningkat dan menggenangi lahan-lahan produktif milik warga.

Masyarakat Desa Mausamang kini sangat mengharapkan kehadiran dan tindakan nyata dari Pemerintah Kabupaten Alor.

Ketua Fraksi PKB Ernes Mokoni melalui pesan WhatsApp pada Jumat, (13/03/2026) berharap kehadiran pemerintah dalam hal ini:

Dinas Pertanian Untuk melakukan pendataan kerusakan lahan serta memberikan bantuan bibit atau pupuk subsidi guna pemulihan lahan pasca-bencana.

Dinas Sosial, Untuk menyalurkan bantuan logistik darurat bagi warga yang terdampak langsung secara ekonomi akibat rusaknya sumber pangan.

BPBD Kabupaten Alor, Guna melakukan asesmen dampak bencana dan memberikan langkah mitigasi agar kejadian serupa tidak berdampak lebih luas.

Disisi lain, Dinas Pertanian, Dinas Sosial, dan BPBD Kabupaten Alor diharapkan tidak hanya berdiam diri, tapi segera melakukan aksi nyata. Bantuan bibit, pupuk subsidi, dan logistik darurat sangat dibutuhkan warga Desa Mausamang untuk memulihkan lahan pertanian mereka.

Apakah pemerintah Kabupaten Alor akan mendengar seruan warga dan segera memberikan bantuan yang dibutuhkan? Atau apakah mereka akan terus mengabaikan kebutuhan warga yang terdampak? Warga Desa Mausamang menanti jawaban. (FKK/Eka Blegur).

Artikulli paraprakSMPN 1 Fatuleu Tengah Melenggang ke Semifinal Maritim Cup I Usai Kalahkan SMPN 6 Kupang Tengah
Artikulli tjetërGelar Konferensi Pers, DPRD Alor Dukung Pemulihan Kesehatan Bupati, Serukan Stabilitas Pemerintahan Tetap Dijaga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini