1
1
1
2
3
Kalabahi, FkkNews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Alor menggelar dua agenda penting berupa Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) guna membahas dinamika penyelenggaraan pemerintahan daerah serta perkembangan kondisi kesehatan Bupati Alor. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gedung DPRD Kabupaten Alor, Kamis (12/3/2026).
Dua agenda yang dilaksanakan DPRD tersebut yakni RDPU bersama Pemerintah Kabupaten Alor serta RDPU yang melibatkan berbagai unsur masyarakat, tokoh agama, akademisi, OKP, serta pimpinan partai politik pengusung kepala daerah.
Keterangan terkait hasil pertemuan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Alor, Paulus Brikmar, bersama Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Alor, Soleman Singsh, kepada awak media dalam konferensi pers yang digelar di Aula Ruang Fraksi DPRD Kabupaten Alor usai pelaksanaan rapat.
Ketua DPRD Kabupaten Alor, Paulus Brikmar, menjelaskan bahwa sehari sebelumnya DPRD telah menggelar rapat bersama Pemerintah Daerah guna memperoleh penjelasan terkait perkembangan kondisi kesehatan Bupati Alor.
Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, antara lain Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Alor, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kepala Badan Keuangan Daerah, serta Tim Percepatan Penanganan Kesehatan Bupati yang melibatkan Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur RSUD Kalabahi.
Dalam pertemuan tersebut, tim medis menyampaikan laporan perkembangan kondisi kesehatan Bupati Alor yang menunjukkan adanya peningkatan yang cukup signifikan. Namun demikian, berdasarkan rekomendasi dokter spesialis yang menangani, Bupati masih memerlukan waktu untuk menjalani perawatan lanjutan di rumah sakit guna memastikan proses pemulihan berjalan secara optimal.
“Melalui laporan yang disampaikan oleh tim kesehatan, progres kesehatan Bupati menunjukkan perkembangan yang baik. Namun berdasarkan pertimbangan dokter spesialis, beliau masih perlu menjalani perawatan lanjutan di rumah sakit,” ujar Paulus Brikmar.
Selain membahas laporan dari pemerintah daerah, DPRD Kabupaten Alor juga menggelar RDPU yang melibatkan berbagai unsur masyarakat sebagai bagian dari upaya menyerap aspirasi publik terkait dinamika pemerintahan daerah yang berkembang saat ini.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh pimpinan perguruan tinggi, di antaranya Universitas Tribuana Kalabahi dan Universitas Muhammadiyah Kalabahi, pimpinan partai politik pengusung kepala daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta kalangan akademisi.
Menurut DPRD, forum tersebut dinilai penting sebagai ruang dialog bersama untuk menyatukan persepsi berbagai pihak sekaligus menjaga stabilitas pemerintahan daerah agar pelayanan publik kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.
Dalam kesempatan tersebut, DPRD Kabupaten Alor juga menegaskan dukungan penuh terhadap proses pemulihan kesehatan Bupati Alor.
“Secara politik maupun kelembagaan, DPRD memberikan dukungan penuh kepada Bupati untuk menjalani proses perawatan secara optimal hingga kondisi kesehatannya benar-benar pulih,” tegas Paulus Brikmar.
Ia juga menegaskan bahwa berbagai agenda yang dilaksanakan DPRD dalam beberapa hari terakhir merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan lembaga legislatif terhadap jalannya pemerintahan daerah.
Menurutnya, DPRD berkewajiban memastikan roda pemerintahan tetap berjalan dengan baik serta pelayanan kepada masyarakat tidak mengalami gangguan.
“DPRD menjalankan tugas dan fungsi pengawasan sesuai dengan kewenangan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan. Tidak ada tendensi atau agenda lain selain memastikan pemerintahan tetap berjalan dengan baik dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” jelasnya.
DPRD juga menilai dinamika informasi yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk di media sosial, perlu disikapi secara bijak agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di ruang publik.
Karena itu, DPRD mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi daerah agar tetap kondusif di tengah berbagai dinamika yang berkembang.
“Rakyat membutuhkan perhatian dan pelayanan. Karena itu seluruh pihak diharapkan dapat bersama-sama menjaga stabilitas daerah agar roda pemerintahan tetap berjalan dengan baik,” tambahnya.
Di akhir keterangannya, DPRD juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Alor yang selama ini tetap menjaga situasi daerah tetap aman dan kondusif.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada umat Muslim di Kabupaten Alor yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Alor, Sulaiman Singsh, SH, menegaskan bahwa setiap pernyataan yang disampaikan kepada publik diharapkan mengandung pesan yang bersifat edukatif sehingga tidak menimbulkan multitafsir di tengah masyarakat.
Anggota DPRD empat periode, Singh menjelaskan bahwa rapat yang dilaksanakan oleh DPRD, baik bersama pemerintah daerah maupun melalui RDPU dengan berbagai unsur masyarakat, merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi kelembagaan DPRD.
“Sebagaimana kita ketahui, DPRD memiliki tiga fungsi utama, yakni fungsi pengawasan, fungsi penganggaran (budgeting), dan fungsi legislasi. Ketiga fungsi tersebut dijalankan untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan daerah dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Menurutnya, dalam rapat bersama pemerintah daerah sebelumnya, DPRD telah menerima penjelasan dari Tim Percepatan Penanganan Kesehatan Bupati yang memberikan gambaran cukup jelas terkait kondisi kesehatan kepala daerah saat ini.
Selain itu, dalam RDPU yang digelar, DPRD juga menerima berbagai masukan dari tokoh masyarakat, tokoh politik, khususnya dari partai-partai pengusung, serta perwakilan organisasi masyarakat.
“Cukup banyak masukan yang kami terima dari para tokoh masyarakat, tokoh politik, partai-partai pengusung, serta organisasi masyarakat. Semua pandangan tersebut menjadi bagian penting bagi DPRD dalam melihat dan memahami situasi yang sedang berkembang,” ujarnya.
Mantan Wakil Ketua DPRD Sulaiman juga mengakui bahwa pelaksanaan RDPU gabungan seperti yang dilakukan kali ini merupakan pengalaman yang relatif baru, sehingga terdapat beberapa keterbatasan dalam penyampaian pendapat dari para peserta, terutama terkait keterbatasan waktu.
Meski demikian, seluruh pandangan yang disampaikan tetap menjadi masukan yang sangat berharga bagi DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah.
Berdasarkan hasil dua pertemuan tersebut, lanjut politisi Senior ini, DPRD pada prinsipnya menegaskan dukungan terhadap langkah pemerintah daerah, khususnya dalam penanganan kesehatan Bupati Alor.
“DPRD telah mendengarkan secara langsung penjelasan dari pemerintah melalui tim percepatan kesehatan dan pada prinsipnya DPRD memberikan dukungan kepada Bupati untuk melanjutkan proses perawatan dengan baik,” tegasnya.
Mantan Ketua DPD Partai Golkar Alor, Sulaiman juga menekankan bahwa selama Bupati menjalani proses perawatan lanjutan, penyelenggaraan pemerintahan daerah harus tetap berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Selama Bupati menjalani perawatan lanjutan, penyelenggaraan pemerintahan harus tetap berjalan dengan baik sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.
DPRD Kabupaten Alor juga memastikan akan terus mengikuti perkembangan situasi tersebut serta menjalankan fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi secara konsisten demi kepentingan pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Alor.
“Semua yang dilakukan DPRD semata-mata untuk kebaikan pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Alor,” tutup Sulaiman Singsh. (FKK/Eka Blegur).