Menia, FKKNews.com – Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua menggelar Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sabu Raijua ke-17 Tahun 2025. Upacara ini dirangkaikan dengan peringatan HUT Korpri ke-54, Hari Kesehatan Nasional ke-61, HUT PGRI ke-80, serta Hari Guru Nasional ke-31 tingkat Kabupaten Sabu Raijua, Rabu (26/11/2025).
Kegiatan dipimpin langsung oleh Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, SE., MM. dan berlangsung khidmat di Halaman Kantor Bupati Sabu Raijua. Upacara turut dihadiri Wakil Bupati, Pimpinan dan Anggota DPRD, unsur Forkopimda, Kepala BIN Daerah NTT, Sekretaris Daerah, Staf Ahli dan Staf Khusus Bupati, para Asisten, Pimpinan OPD, Instansi Vertikal, BUMN/BUMD, pimpinan UPT Provinsi NTT, para Camat, Kepala Desa/Lurah, TNI–Polri, PGRI, Korpri, TP-PKK, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh perempuan, insan pers, para tenaga kesehatan, para pendidik, ASN, pensiunan, tenaga kontrak, mahasiswa, serta pelajar se-Kabupaten Sabu Raijua.
Sambutan Bupati: Tujuh Belas Tahun Untuk Melangkah Lebih Maju
Dalam sambutannya, Bupati Krisman B. Riwu Kore menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi ke-17 merupakan momentum penuh sukacita dan rasa syukur atas proses pendewasaan Kabupaten Sabu Raijua. Tema tahun ini, “Melalui Semangat Sportifitas dan Kebersamaan, Kita Bangkit Mewujudkan Sabu Raijua yang Maju, Sejahtera, dan Mandiri,” menjadi penegasan arah pembangunan daerah ke depan.
Bupati menjelaskan bahwa sportifitas mengajarkan kejujuran, keberanian menghadapi tantangan, dan sikap menghargai proses, sedangkan kebersamaan adalah energi pemersatu untuk memperkuat gotong royong demi pembangunan yang inklusif.
Tema tersebut juga menggambarkan tekad bersama untuk bangkit dari hambatan pembangunan, mulai dari keterbatasan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, hingga kondisi perekonomian. “Dengan semangat sportifitas dan kebersamaan, Sabu Raijua pasti mampu melangkah lebih cepat menuju masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Arah Pembangunan: Pertanian, Kelautan–Perikanan, dan IKM Jadi Pilar Utama
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan tiga sektor unggulan yang menjadi fondasi ekonomi daerah:
1. Sektor Pertanian
Pemerintah terus meningkatkan produktivitas melalui penyediaan sarana produksi, pendampingan, serta perlindungan lahan dari gangguan ternak. Sektor ini diharapkan menjadi penopang ketahanan pangan sekaligus peningkatan kesejahteraan petani.
2. Sektor Kelautan dan Perikanan
Budidaya rumput laut, perikanan tangkap, serta industri garam menjadi kekuatan ekonomi masyarakat pesisir. Pemerintah mendorong peningkatan kapasitas nelayan, penyediaan sarana prasarana, dan perluasan akses pasar.
3. Industri Kecil Menengah (IKM)
Produk kreatif lokal seperti tenun, pangan olahan, dan kerajinan terus difasilitasi melalui pelatihan, peningkatan kualitas produk, dan dukungan pemasaran.
Capaian Awal Pemerintahan 2025–2029
Sejak dilantik pada 20 Februari 2025, Bupati dan Wakil Bupati terus mengupayakan program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, meski di tengah keterbatasan fiskal.
Beberapa program yang telah direalisasikan antara lain:
Santunan duka kematian
Seragam sekolah gratis untuk siswa SD, SMP, SMA
Pemasangan lampu jalan mendukung Program Sarai Terang
Program bedah rumah
Penyediaan tandon air dan dinamo
Pembagian bibit rumput laut, bibit padi dan jagung
Bantuan ketinting, pukat, cool box, dan fish finder bagi nelayan
Bantuan UMKM bagi pelaku IKM
Penyediaan kawat duri untuk pengamanan lahan pertanian
Selain itu, berbagai upaya advokasi ke pemerintah pusat juga membuahkan hasil, antara lain:
Revitalisasi tambak garam seluas 45 hektare oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan
Penandatanganan kesepakatan dengan PT Garam untuk pengembangan lahan pegaraman
Bantuan meteran listrik gratis sebanyak 3.033 unit dari Kementerian ESDM
Dukungan program nasional seperti Makan Bergizi Gratis, pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, dan pembangunan Sekolah Rakyat
Capaian Strategis Tahun 2025
Bupati juga mengumumkan dua capaian penting yang diraih Kabupaten Sabu Raijua:
Peringkat ke-2 Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di kawasan Bali–Nusra pada Triwulan II 2025 (6,99%)
Peringkat I Penurunan Stunting se-Provinsi NTT, sekaligus ditetapkan sebagai salah satu dari 197 daerah berkinerja baik oleh Kementerian Dalam Negeri
Pesan Khusus untuk ASN, Tenaga Kesehatan, dan Guru
Momentum gabungan empat peringatan juga menjadi kesempatan bagi Bupati untuk memberikan arahan:
1. HUT Korpri ke-54
ASN diminta menjaga integritas, profesionalisme, menjadi teladan, dan bekerja dengan inovatif serta melayani masyarakat tanpa pamrih.
2. Hari Kesehatan Nasional ke-61
Apresiasi diberikan kepada seluruh tenaga kesehatan yang telah bekerja sepenuh hati. Bupati menekankan pentingnya transformasi layanan kesehatan yang cepat, tepat, dan inklusif.
3. HUT PGRI ke-80 & Hari Guru Nasional ke-31
Guru diharapkan terus meningkatkan literasi, numerasi, dan kreativitas pembelajaran. PGRI diharapkan menjadi rumah besar bagi guru dan mitra pemerintah dalam memajukan pendidikan.
Penyerahan Penghargaan dan Bantuan
Menutup rangkaian kegiatan, Bupati dan Wakil Bupati menyerahkan:
SK Pensiunan dan Bantuan Modal Usaha bagi 8 orang pensiunan
Bantuan hibah motor roda tiga dari Dinas Lingkungan Hidup kepada
Desa Menia
Kelurahan Mebba
Kelurahan Bolou
sebagai sarana pengelolaan sampah di tingkat desa/kelurahan.(FKK03)












































