1
1
1
2
3
Kalabahi, FKKNews.com – Sebanyak 540 mahasiswa baru Universitas Tribuana Kalabahi (Untrib) mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026.
Kegiatan yang mengusung tema “Menjelajahi Kepulauan, Menciptakan Inovasi dan Menghadirkan Dampak” tersebut resmi dibuka oleh Rektor Universitas Tribuana Kalabahi di Aula Universitas Tribuana Kalabahi, Senin, 7 September 2026.
PKKMB Untrib Kalabahi berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 9 September 2026. Ratusan mahasiswa baru tersebut berasal dari enam fakultas dan 12 program studi yang ada di Universitas Tribuana Kalabahi.
Ketua Panitia PKKMB Universitas Tribuana Kalabahi, Agustina Aloojaha, S.Pd., M.Pd., mengatakan pelaksanaan PKKMB tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial untuk menyambut mahasiswa baru, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkenalkan secara utuh kehidupan akademik dan budaya perguruan tinggi kepada mahasiswa.
Menurut Agustina, pelaksanaan PKKMB memiliki landasan yang jelas dan mengacu pada berbagai ketentuan yang mengatur tentang penyelenggaraan pendidikan tinggi serta pedoman pelaksanaan PKKMB.
“Kegiatan ini tentunya dimaksudkan untuk mengenalkan kehidupan kampus itu sendiri kepada mahasiswa baru. Sesuai dengan rujukan yang kami terima dari pusat tentang bagaimana melaksanakan kegiatan PKKMB ini, kami berpatokan pada lima tema besar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, lima tema besar yang menjadi pijakan dalam pelaksanaan PKKMB tersebut meliputi kehidupan berbangsa, bernegara dan pembinaan kesadaran bela negara; sistem pendidikan tinggi di Indonesia; perguruan tinggi di era digital dan revolusi industri; pengembangan karakter mahasiswa; serta muatan lokal dan kontribusi perguruan tinggi.
Kelima tema tersebut kemudian diterjemahkan panitia ke dalam sejumlah agenda dan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa baru.
Untuk memperkaya wawasan peserta, panitia menghadirkan sejumlah pemateri dari internal maupun eksternal kampus. Dari unsur eksternal, panitia menghadirkan Kapolres dan Dandim untuk memberikan pemahaman yang berkaitan dengan kehidupan berbangsa, bernegara, serta pembinaan kesadaran bela negara.
Sementara dari internal universitas, mahasiswa baru mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan sistem akademik, kehidupan fakultas, program studi, serta berbagai aspek penting lainnya dalam menjalani proses pendidikan di perguruan tinggi.
Panitia juga melibatkan mahasiswa berprestasi sebagai bagian dari proses pengenalan kehidupan kampus. Kehadiran mahasiswa berprestasi tersebut diharapkan dapat memberikan inspirasi sekaligus menjadi contoh bagi mahasiswa baru mengenai pentingnya prestasi, proses, dan perjuangan selama menjalani pendidikan tinggi.
“Untuk kali ini kami melaksanakan kegiatan seperti itu. Kami juga tidak melupakan menyangkut pengembangan karakter mahasiswa. Kami menyiapkan orang-orang yang berprofesi untuk mendampingi anak-anak kami menyangkut hal-hal bagaimana pengembangan karakter mereka di dunia pendidikan tinggi,” jelas Agustina.
Ia mengakui, dalam pelaksanaan PKKMB masih terdapat sejumlah materi yang mungkin belum dapat disampaikan secara maksimal, khususnya berkaitan dengan muatan lokal dan kepentingan mahasiswa.
Namun, kondisi tersebut tidak menjadi kendala bagi panitia karena masih terdapat agenda lanjutan yang dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh materi dan pengalaman tambahan.
“Kami panitia bersama pihak-pihak yang berkepentingan dalam perguruan tinggi, seperti Wakil Rektor III, sudah membicarakan beberapa hal terkait hak-hak mahasiswa di dunia perguruan tinggi. Mungkin nanti ada di agenda kegiatan yang lain lagi, karena masih ada matrikulasi dan Bina Akrab,” katanya.
Agustina menegaskan, panitia telah berkomitmen untuk melaksanakan PKKMB sesuai dengan tema-tema besar yang telah ditetapkan serta berdasarkan rujukan yang diberikan sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan.
Di sisi lain, ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya PKKMB Untrib Kalabahi Tahun 2026.
Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada jajaran Polres Alor yang turut membantu menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Apresiasi juga diberikan kepada pihak kesehatan yang turut mendampingi mahasiswa baru selama kegiatan berlangsung.
Selain itu, panitia menyampaikan terima kasih kepada pihak TNI, yayasan, serta jajaran rektorat Universitas Tribuana Kalabahi yang telah memberikan dukungan, termasuk dalam penyediaan anggaran dan kepercayaan kepada panitia untuk menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan PKKMB.
Namun, di balik seluruh rangkaian kegiatan tersebut, Agustina menyampaikan pesan khusus kepada para mahasiswa baru yang kini memasuki babak baru dalam perjalanan pendidikan mereka.
Ia mengingatkan bahwa mahasiswa baru tidak lagi berada pada posisi sebagai peserta didik di tingkat sekolah menengah yang hanya menerima informasi dan menunggu arahan dari orang lain.
Memasuki dunia perguruan tinggi, mahasiswa dituntut untuk menjadi pribadi yang aktif, kritis, mandiri, dan bertanggung jawab terhadap masa depannya.
“Untuk mahasiswa baru, saya mau menyampaikan satu motivasi. Ada yang fresh graduate, ada yang baru tamat SMA, tetapi ada juga orang tua yang mempercayakan pendidikan kepada kami. Terima kasih karena sudah mempercayakan kami,” ungkapnya.
Menurut Agustina, pengalaman ketika masih duduk di bangku SMA menjadi bekal awal untuk memasuki dunia perguruan tinggi. Namun, pola belajar dan cara berpikir di perguruan tinggi tentu berbeda.
“Ketika kita SMA, kita disuap informasi. Tetapi ketika kita ada di dunia perguruan tinggi, kita adalah penggerak itu sendiri, pemikir, dan tentunya kita adalah penentu masa depan bangsa,” tegasnya.
Karena itu, ia mengajak seluruh mahasiswa baru untuk mempersiapkan diri menghadapi proses panjang selama berada di lingkungan kampus.
Ia mengingatkan bahwa setiap mahasiswa memiliki perjalanan dan proses yang berbeda. Ada yang mampu melangkah dengan cepat, sementara yang lain mungkin membutuhkan waktu lebih panjang dan menghadapi berbagai tantangan.
Namun, menurutnya, perbedaan proses tersebut bukan alasan untuk menyerah.
“Bersiaplah diri ada di dunia kampus. Semua orang punya proses. Ada yang prosesnya cepat, ada yang prosesnya tertatih, tetapi punya satu tujuan, yaitu keberhasilan,” pungkas Agustina.
Pesan tersebut menjadi semangat bagi sekitar 540 mahasiswa baru Untrib Alor untuk memulai perjalanan akademik mereka dengan tekad, tanggung jawab, karakter, dan semangat untuk memberikan dampak positif bagi kampus, masyarakat, daerah, dan bangsa. (FKK/Eka Blegur).