1
1
1
2
3
Kalabahi, FKKNews.com – Setelah belasan tahun penantian, sinyal kemandirian Pulau Pantar semakin kuat. Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Alor, Taufik Syahbudin, S.Pd, menegaskan komitmen bulat fraksinya mengawal percepatan Daerah Otonomi Baru Kabupaten Pantar hingga ke tingkat pusat.
Pernyataan itu disampaikan usai Sidang Paripurna DPRD Alor terkait Pembahasan dan Penetapan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 di Batunirwala, Selasa (17/06/2026).
16 Tahun Perjuangan, Kini Titik Terang
Taufik mengingatkan publik bahwa perjuangan DOB Pantar bukan hal baru.
“Ini dinantikan masyarakat Pantar kurang lebih 16 tahun. Tahun 2010 di era Bupati Simeon Paly, usulan ini sudah masuk Komisi II DPR RI sampai dibahas di DPD RI. Sayangnya, di periode berikutnya keran pemekaran ditutup, lalu moratorium 2018 bikin proses tertunda sampai hari ini,” jelasnya.
Kini momentumnya berbeda. Menurut Taufik, semua persyaratan DOB sudah harus tuntas. Tugas wakil rakyat tinggal membangun komunikasi politik yang kuat.
Dukungan Anggaran dan Politik: Gerindra Siap Gas
Dari sisi anggaran, Fraksi Gerindra tak main-main. “Fraksi Partai Gerindra akan memberikan dukungan sepenuhnya. Tidak ada kata tidak untuk anggaran DOB Pantar,” tegasnya.
Dari sisi politik, Taufik menegaskan bahwa fraksinya akan mengaktifkan seluruh jaringan. “Kami akan komunikasi dengan teman-teman DPR RI. Kalau ada kesempatan bertemu Pak Presiden, kami akan sampaikan langsung aspirasi Pantar. Kebetulan Ketua Umum kami sekarang Presiden Republik Indonesia. Ini PR terbesar kami di partai penguasa untuk kawal dan sampaikan aspirasi rakyat Pantar ke Istana,” ujarnya.
Bahkan dalam waktu dekat, Mensesneg akan mengundang fraksi terkait anggaran revitalisasi. “Ini momen yang kami manfaatkan untuk sampaikan langsung soal Pemekaran Kabupaten Pantar,” lanjutnya.
DOB Pantar Masuk 100 Hari Kerja Bupati-Wabup
Taufik juga menyoroti komitmen kepala daerah baru. “Pasca naiknya Pak Iskandar dan Pak Rocky, DOB Pantar sudah masuk program 100 hari kerja. Memang sempat terhambat efisiensi anggaran, tapi setelah Dialog Publik FAP yang libatkan 5 kecamatan Pantar, ini jadi perhatian serius Fraksi Gerindra.”
Ia menegaskan, setiap rapat paripurna ke depan, catatan Komisi dan usul saran fraksi terkait DOB akan terus disuarakan. “Prinsipnya kami kawal agar DOB Kabupaten Pantar secepatnya dilakukan,” ujarnya.
Dukungan Fraksi Gerindra menambah energi baru bagi perjuangan DOB Pantar. Dengan posisi Gerindra sebagai partai penguasa dan relasi langsung ke Istana, pintu lobi ke pusat kini terbuka lebar. Tinggal sinergi Pemda, DPRD, akademisi, dan masyarakat Pantar menjaga soliditas sampai PP DOB terbit. (FKK/Eka Blegur).