Seba, FKKNews.com – Wakil Bupati Sabu Raijua, Thobias Uly, menghadiri dan membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tingkat Kecamatan (Musrenbangcam) Sabu Tengah yang digelar di Aula Kantor Camat, Rabu (25/02/2026).
Forum ini menjadi tahapan strategis dalam menyaring aspirasi masyarakat sebelum dirumuskan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, Anggota DPRD Dapil II, Swingly Dala Ngapa, Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, pimpinan OPD, Camat Sabu Tengah, Solfen M. Mira Mangngi beserta jajaran, para kepala desa dan BPD se-Kecamatan Sabu Tengah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur TNI/Polri.
220 Usulan Dibahas
Sebanyak 220 usulan hasil Musrenbangdes dari seluruh desa di Kecamatan Sabu Tengah dibahas dalam forum tersebut. Seluruh usulan akan diverifikasi dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah sebelum ditetapkan sebagai prioritas pembangunan tahun 2027.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa seluruh usulan harus disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar keinginan.
“Dengan keterbatasan fiskal dan masih minimnya PAD, kita harus menyusun skala prioritas. Program yang dipilih harus benar-benar mendesak dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Program Pro Rakyat Tetap Jalan
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan pemangkasan dana transfer dari pusat, Wakil Bupati memastikan bahwa pemerintahan Krisman-Thoby akan tetap memastikan program-program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat tetap dijalankan.
Program tersebut antara lain Bantuan Rumah Layak Huni (bedah rumah), bantuan kawat duri, pemasangan lampu jalan, serta santunan duka. Program bedah rumah disebut sebagai salah satu instrumen penting pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan.
Solusi atas Persoalan Warga
Politisi Gerindra ini juga memaparkan sejumlah langkah konkret yang telah dilakukan pemerintah daerah, di antaranya:
Penurunan biaya angkut jenazah menggunakan Kapal Cantika dari Rp15 juta menjadi Rp5 juta melalui koordinasi dengan pihak terkait.
Upaya mengatasi kelangkaan BBM dengan terus berkoordinasi bersama Pertamina dan pelaku usaha.
Pemberian bantuan kawat duri untuk mencegah konflik sosial akibat ternak yang masih berkeliaran.
Selain itu, pemerintah daerah terus mendorong percepatan pembangunan Bandara Eilode serta pembangkit listrik hybrid (PLTD/PLTS) di Elode guna mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Potensi unggulan lokal seperti Mangga Udang dan Sorgum juga didorong untuk dikelola secara maksimal agar mampu bersaing di pasar luar daerah, termasuk melalui pemanfaatan NTT Mart sebagai etalase produk lokal.
Penyerahan Bantuan WC Sehat
Mengakhiri kegiatan, Wakil Bupati menyerahkan secara simbolis bantuan pembangunan 50 unit WC Sehat untuk dua desa di Kecamatan Sabu Tengah, yakni Desa Matei dan Desa Bebae, yang masing-masing menerima 25 unit.
Musrenbangcam ini diharapkan menjadi forum yang mampu melahirkan program prioritas yang realistis, terarah, dan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat di tengah tantangan efisiensi anggaran daerah. (PKP/FKK)















































