Kupang, FKKNews.com – Jika di Kabupaten Kupang Bupati Yoseph Lede mempercayakan seluruh jabatan camat dan lurah kepada alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), maka di Kota Kupang, Wali Kota dr. Christian Widodo memberikan kepercayaan lebih kepada empat alumni IPDN untuk mengisi posisi strategis eselon II di lingkup Pemerintah Kota Kupang.
Pelantikan tersebut berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Kamis (22/1/2026), bersamaan dengan pelantikan delapan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemkot Kupang.
Kebijakan ini mencerminkan arah kepemimpinan dr. Christian Widodo, politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), yang sejak awal masa jabatannya menekankan pentingnya meritokrasi dan profesionalisme dalam birokrasi pemerintahan.
Sebagai mantan Anggota DPRD NTT periode 2019–2024, Christian Widodo dikenal memiliki pengalaman legislasi yang kuat, sekaligus membawa pendekatan baru dalam tata kelola pemerintahan daerah—lebih inovatif, terbuka, dan dekat dengan generasi muda serta Gen Z.
Empat alumni IPDN yang dipercaya mengisi posisi strategis eselon II tersebut yakni:
1. Daud Nafi, S.STP., M.M – Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi dan Pembangunan
2. Hengky Malelak, S.STP., M.Si – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kota Kupang
3. Muhammad Khairil, S.STP., M.Si – Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kupang
4. Pommy Elna Novisandy Odja, S.STP., M.Si – Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Kupang
Sementara empat pejabat pimpinan tinggi pratama lainnya yang turut dilantik yakni:
1. Pauto Wirawan Neno, S.H. – Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan SDM
2. Berto Geru, S.Sos. – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran
3. Alan Girsang, S.H. – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga
4. Abdul Avensius, S.T., M.M. – Kepala BKPPD Kota Kupang
Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Kupang Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., Ketua DPRD Kota Kupang Richard E. Odja, perwakilan Forkopimda Kota Kupang, Sekretaris Daerah Kota Kupang, rohaniawan lintas agama, para kepala perangkat daerah, camat, lurah, serta keluarga para pejabat yang dilantik.
Dalam arahannya, Wali Kota Kupang yang dikenal murah senyum namun tegas dalam prinsip, menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni administratif, melainkan awal dari tanggung jawab besar yang melekat pada kewenangan jabatan.
“Tidak ada kekuasaan tanpa tanggung jawab. Great power comes with great responsibility. Ini bukan soal jabatan, tapi soal keberanian dan karakter memimpin,” tegas dr. Christian Widodo.
Ia menambahkan, sejarah tidak mencatat seseorang menjadi besar karena jabatannya, melainkan karena cara seseorang memikul amanah tersebut. Menurut Wali Kota Kupang yang dikenal kaya inovasi ini, kekuatan pemerintahan justru bertumpu pada karakter dan integritas para pemimpinnya.
Secara khusus, ia menitipkan tiga prinsip utama kepada para pejabat yang baru dilantik. Pertama, bekerja bukan sekadar hadir. Kedua, memimpin dengan memberi teladan (lead by example). Ketiga, berani mengambil keputusan serta menjaga visi pemerintahan dari kepentingan yang menyimpang.
Menutup sambutannya, Wali Kota Kupang membacakan refleksi pribadi yang ditulisnya malam sebelum pelantikan. Ia menegaskan tidak menuntut kesempurnaan, melainkan kesungguhan dan loyalitas terhadap nilai serta tujuan pelayanan publik.
“Pada akhirnya, yang diuji oleh waktu bukan seberapa lama kita menjabat, tetapi seberapa bermakna kehadiran kita ketika diberi amanah,” pungkasnya. (FKK/PKP)






















































