Kalabahi, FkkNews.com – Sosok Ibu Hamil yang berinisial YBM salah satu Korban pemukulan yang diduga dilakukan oleh oknum polisi membantah hasil pemeriksaan pihak Rumah Sakit Umum Daerah Kalabahi dan Klarifikasi Kapolres Alor yang menyatakan bahwa dirinya tidak sedang dalam kondisi hamil.
Menurut ibu ini bahwa dirinya berapa kali, berdasarkan pengalamannya saat sedang hamil atau mengandung anak pertama dan anak kedua pada saat melakukan pemeriksaan di Puskesmas Kenarilang itu Pihak rumah sakit menyatakan bahwa dirinya tidak sedang dalam kondisi hamil tetapi faktanya ia sedang hamil dan sudah melahirkan hingga membuat pihak rumah sakit kaget.
“Saya pengalaman hamil pertama itu sudah empat bulan, itu mereka suru saya jongkok terus tusuk dari bawa, saya hampir pingsan, mereka bilang tidak ada anak, tapi saya bilang ada anak, hingga tujuh bulan baru saya bilang ini yang dia, pihak rumah sakit kaget kok bisa hamil,” ungkapnya, kepada wartawan media ini, Rabu, (17/12/2025).
Karena saya tahu, lanjut ibu ini, saya sedang hamil, anak sulung itu saya periksa di puskesmas Kenarilang, itu pihak rumah sakit periksa bahkan tes urin pun hasilnya bilang saya tidak hamil, tetapi saya tahu saya hamil dan terbukti saya melahirkan anak sulung
“Kemudian anak yang kedua juga sama, saya periksa di puskesmas kanarilang, itu karena pengalaman anak pertama maka anak yang kedua itu sudah 6 bulan baru saya periksa, karena awal pengalaman dari 0 bulan pihak rumah sakit bilang tidak hamil, karena saya punya masa kehamilan itu minta maaf beda, akhirnya saya melahirkan, anak pertama usia sudah 8 tahun, anak kedua 4 tahun,” bebernya dengan nada yang halus dan meyakinkan.
Sang ibu ini kemudian mengungkapkan bahwa hingga saat ini ia merasa gejala-gejala seperti orang sedang hamil.
Hal itu pun dibenarkan oleh suami dari ibu tersebut dan keluarga hingga masyarakat di seputar wilayah tempat tinggal ibu itu, salah satu warga mengungkapkan bahwa ke dua anak dari ibu itu dilahirkan di rumah, bukan di rumah sakit sebab mereka kecewa dengan pihak rumah sakit. Dilain sisi seorang warga juga mengungkapkan sang ibu tersebut merupakan seorang hamba Tuhan yang aktivitas hidup nya selalu berpelayanan.
Sebelumnya salah satu Korban Pemukulan yakni sang ibu dibawa ke RSUD untuk dilakukan perawatan dan pemeriksaan, hingga pihak RSUD menjelaskan bahwa Ibu itu tidak Sedang dalam kondisi Hamil. Kemudian dalam pemberitaan beberapa media Kapolres pun menyampaikan berdasarkan hasil pemeriksaan Pihak RSUD Kalabahi Ibu ini juga tidak hamil.(FKK/Eka Blegur).















































