Tambolaka, FKKNews.com – Dunia bola voli di Sumba Barat Daya memasuki babak baru. Pelatihan wasit C tingkat daerah yang digelar PBVSI Sumba Barat Daya mendapat perhatian serius dari Ketua Umum PBVSI NTT, Winston Neil Rondo, Jumat (16/01/2026).
Ia menegaskan, pelatihan ini bukan sekadar agenda teknis, tetapi langkah strategis untuk membangun standar, etika, dan wibawa pertandingan di daerah.
“Hari ini kita tidak hanya melatih orang memegang peluit. Kita sedang melahirkan generasi penjaga marwah olahraga,” kata Winston.
Menurutnya, olahraga yang semakin kompetitif menuntut kepastian dan keadilan. “Keadilan itu dimulai dari seorang wasit. Dari sinilah lahir mandat besar, menjadi penjaga integritas pertandingan,” katanya lagi.
“Tanpa integritas wasit, olahraga kehilangan rohnya. Wasit bukan hanya mengatur laga, tetapi menjaga kehormatan atlet, klub, suporter, dan daerah ini,” lanjutnya.
Wakil ketua komisi V DPRD NTT ini melanjutkan bahwa pelatihan tersebut menjadi langkah konkret menjawab tantangan tersebut. Para peserta dibekali pemahaman aturan internasional voli, teknik memimpin pertandingan, keteguhan mental dalam mengambil keputusan, serta disiplin dan karakter profesional.
“Agar ketika peluit dibunyikan, keputusan lahir bukan dari tekanan, tapi dari ilmu, integritas dan kehormatan profesi,” ujar Winston.
Target PBVSI Sumba Barat Daya tidak main-main. Mereka ingin melahirkan wasit daerah yang kompeten, berwibawa dan siap memimpin laga di luar NTT, bahkan tampil di PON dan liga profesional nasional.
“Kami ingin nama-nama dari Sumba Barat Daya kelak dikenal di level nasional. Jika reputasi ini terjaga, maka voli menjadi pintu mobilitas sosial mengangkat harkat, martabat dan masa depan generasi muda,” tegasnya.
Sementara itu, 𝐖𝐚𝐤𝐢𝐥 𝐊𝐞𝐭𝐮𝐚 𝐏𝐁𝐕𝐒𝐈 𝐍𝐓𝐓 𝐬𝐞𝐤𝐚𝐥𝐢𝐠𝐮𝐬 𝐀𝐧𝐠𝐠𝐨𝐭𝐚 𝐃𝐏𝐑𝐃 𝐍𝐓𝐓 𝐃𝐚𝐩𝐢𝐥 𝐒𝐮𝐦𝐛𝐚, 𝐃𝐞𝐛ora Lende memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya pelatihan wasit daerah oleh PBVSI Sumba Barat Daya.
Ia menilai kegiatan ini sebagai momentum penting untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia olahraga di Sumba.
“Ini kesempatan besar untuk upgrade kualitas wasit kita. Ke depan, PBVSI NTT juga akan melaksanakan pelatihan untuk pelatih daerah, agar mutu kepelatihan kita semakin mantap dan profesional,” ujar sosok yang akrab Debbie ini.
Debbie juga meminta seluruh jajaran pengurus PBVSI Sumba Barat Daya dan tim wasit agar mulai mempersiapkan secara serius rencana besar daerah ini sebagai tuan rumah BMMC tahun 2026.
“Saya minta semua pihak menyiapkan sebaik-baiknya. Sumba Barat Daya harus tampil sebagai tuan rumah yang berkelas, tertib dan membanggakan NTT,” tutupnya. (*/FKK02)


















































