Menia, FKKNews.com – Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, SE, didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Sabu Raijua, menyerahkan secara simbolis bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) serta Beras Cadangan Pemerintah kepada masyarakat. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Sabu Raiju, Sabtu (20/12/2025).
Bantuan yang diserahkan meliputi 12 unit hand traktor, 4.000 roll kawat duri, pompa air, pisau tembakau, selang pembuang, selang penghisap, geomembran material HDPE, serta beras cadangan pemerintah. Bantuan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Daerah dalam mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Sabu Raijua.
Dalam sambutannya, Bupati Krisman menegaskan bahwa seluruh bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Daerah disesuaikan dengan profesi dan kebutuhan masyarakat, sehingga tepat sasaran. Penentuan penerima bantuan dilakukan melalui survei langsung oleh dinas terkait tanpa diskriminasi.
“Perlu saya sampaikan bahwa bantuan yang diberikan kepada masyarakat itu tidak dipilih-pilih dan tidak melihat latar belakang politik. Informasi yang beredar di media sosial bahwa bantuan hanya diberikan kepada tim sukses itu tidak benar. Faktanya, penerima bantuan hari ini juga ada yang pada Pilkada lalu tidak memilih saya,” tegasnya.
Bupati menegaskan bahwa sejak dilantik, dirinya berkomitmen menjadi Bupati bagi seluruh masyarakat Sabu Raijua. Bantuan yang disalurkan bersumber dari uang rakyat yang kemudian dialokasikan kembali oleh Pemerintah untuk kepentingan masyarakat yang benar-benar layak dan membutuhkan.
Bupati juga menyampaikan bahwa keterbatasan anggaran daerah menyebabkan tidak semua masyarakat dapat menerima bantuan pada saat ini. Namun demikian, Pemerintah Daerah akan terus mengupayakan keberlanjutan program bantuan ke depan agar masyarakat, khususnya petani yang belum terakomodasi, dapat menerima manfaat secara bertahap.
“Semua ini kami lakukan demi kesejahteraan masyarakat, agar masyarakat dapat bekerja, berusaha, dan meningkatkan produktivitas melalui bantuan yang diberikan Pemerintah,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Krisman turut menyampaikan upaya Pemerintah Daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), di antaranya melalui program revitalisasi tambak garam serta rencana pengaktifan kembali pabrik air kemasan milik daerah yang saat ini masih dalam tahap proses perbaikan.
“Seluruh aset daerah akan kami upayakan untuk diaktifkan dan dikelola kembali dengan baik. Pabrik air kemasan ini memiliki nilai anggaran yang besar, sehingga harus difungsikan kembali. Saat ini kami masih menjajaki perbaikan karena beberapa mesin mengalami kerusakan dan membutuhkan proses yang cukup panjang. Namun komitmen kami jelas, seluruh aset daerah harus berfungsi kembali guna meningkatkan PAD Kabupaten Sabu Raijua,” pungkasnya.(FKK03)

















































