Kalabahi, FkkNews.com – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPC GAMKI) Alor mengajak pemuda Kristen dan seluruh masyarakat Alor untuk memperkuat iman, menjaga perdamaian sosial, serta berperan aktif mengawal pembangunan daerah di tengah keterbatasan fiskal tahun anggaran 2026.
Ajakan tersebut disampaikan Ketua DPC GAMKI Alor, Dematrius Mautuka, melalui sambutan tertulis yang dibacakan oleh Ketua Termandat Onisius Sir, pada Perayaan Natal dan Tahun Baru GAMKI Alor, di Gereja GKII Getsemani Buyungta, Kecamatan Kabola, Jumat (9/1/2026).
Perayaan Natal GAMKI Alor tahun ini mengusung tema nasional PGI, “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga.” Tema tersebut menegaskan pentingnya keluarga sebagai fondasi pembentukan iman, karakter, dan tanggung jawab sosial generasi muda.
Dalam sambutannya, Ketua GAMKI Alor menekankan bahwa pemuda Kristen dipanggil untuk meninggalkan pola hidup lama yang berpotensi merusak masa depan, seperti penyalahgunaan minuman keras, narkoba, seks bebas, judi online, hoaks, ujaran kebencian, serta berbagai bentuk kekerasan.
“Pemuda Kristen harus menjadi teladan dalam menjaga moral, martabat, serta kesehatan mental dan sosial. Alor membutuhkan generasi muda yang takut Tuhan, berintegritas, dan cinta damai,” demikian pesan Ketua GAMKI Alor.
GAMKI Alor juga menaruh perhatian serius terhadap isu kemanusiaan, lingkungan hidup, dan konflik sosial di Kabupaten Alor. Dalam konteks bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, GAMKI Alor menyatakan seluruh kolekte Natal akan disalurkan untuk membantu korban gempa dan banjir bandang di Sumatera dan Aceh melalui DPP GAMKI.
Selain refleksi iman, GAMKI Alor memaparkan capaian pelayanan organisasi selama masa bakti 2023–2026. Berbagai program strategis telah dilaksanakan di bidang kerohanian, kemanusiaan, lingkungan hidup, olahraga, penguatan kelembagaan, kaderisasi, serta aksi sosial dan partisipasi pembangunan.
Di bidang kemanusiaan, GAMKI Alor telah menyalurkan sekitar 10.000 paket makanan tambahan bergizi bagi anak-anak stunting dan kurang gizi di sejumlah kecamatan. Sementara di bidang lingkungan hidup, GAMKI bersama pemerintah desa dan masyarakat menanam sekitar 3.000 anakan pohon dan mangrove di wilayah pesisir dan bantaran sungai.
Pada sektor olahraga, GAMKI Alor menggagas Ora Et Labora Cup yang mempertemukan pemuda lintas iman, termasuk pemuda gereja dan remaja masjid, sebagai sarana memperkuat persaudaraan dan merawat perdamaian.
Dalam aspek kaderisasi, GAMKI Alor melaporkan telah merekrut sekitar 400 anggota baru melalui program Masa Penerimaan Anggota (Maperta), serta membentuk sejumlah Pengurus Anak Cabang (PAC) di beberapa kecamatan.
Menyikapi dinamika pemerintahan daerah, GAMKI Alor menyatakan dukungan terhadap kebijakan mutasi pejabat, seleksi Sekretaris Daerah definitif, serta program strategis pemerintah daerah di bidang pemberdayaan ekonomi pemuda. Namun demikian, GAMKI mengingatkan agar seluruh kebijakan dilaksanakan secara objektif, transparan, dan berkeadilan.
GAMKI Alor juga mengimbau masyarakat dan elit politik untuk menghentikan konflik kepentingan yang berpotensi mengganggu stabilitas daerah. Energi kolektif masyarakat, menurut GAMKI, seharusnya difokuskan pada pengawalan pembangunan, pelayanan publik, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
“Dengan keterbatasan anggaran daerah tahun 2026, dibutuhkan kebersamaan, pengawasan publik, serta komitmen moral untuk menjauhi praktik korupsi dan penyalahgunaan kewenangan,” tegas GAMKI Alor.
Menutup sambutannya, Ketua GAMKI Alor menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, aparat keamanan, pimpinan gereja lintas denominasi, tokoh pemuda, serta seluruh pihak yang selama ini mendukung pelayanan GAMKI Alor. Natal 2026 disebut sebagai momentum Natal terakhir bagi kepengurusan DPC GAMKI Alor periode 2023–2026.
“Kiranya damai Natal senantiasa tinggal dalam hati, keluarga, dan tanah Alor, agar daerah ini terus bertumbuh dalam kasih, persaudaraan, dan kesejahteraan,” tutup sambutan tersebut. (*fkk).


















































