Korwil VII PP GMKI Kecam Dugaan Tindakan Represif Yang Dilakukan Oleh Aparat Polisi di Rote Ndao : Desak Kapolri Copot Kapolres

Kupang, FKKNews.com – Koordinator Wilayah VII Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) Mikdon Hede Patu mengecam keras penangkapan Erasmus Frans Mandato oleh Polres Rote Ndao dan tindakan represif aparat kepolisian terhadap Masa aksi jilid III di Rote Ndao, di mana Kader GMKI Kupang yang merupakan Badan Pengurus Cabang GMKI Kupang menjadi korban kekerasan, Rabu (10/9/2025).

Koordinator Wilayah VII NTT PP GMKI, Mikdon Hede Patu menyatakan bahwa tindakan aparat di Rote Ndao merupakan bentuk kriminalisasi kebebasan berpendapat serta penyalahgunaan kewenangan. Hal ini jelas bertentangan dengan amanat Konstitusi, UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, serta UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

“Penangkapan Erasmus Frans tidak memiliki legitimasi moral maupun hukum yang kuat. Lebih buruk lagi, tindakan represif aparat terhadap kader GMKI Kupang mencederai demokrasi dan merusak citra Polri. Untuk itu, kami mendesak Kapolri segera mencopot Kapolres Rote Ndao sebagai bentuk pertanggungjawaban atas tindakan brutal yang terjadi,”ujarnya.

Tuntutan PP GMKI Korwil VII NTT:

1. Mendesak Kapolri untuk segera mencopot Kapolres Rote Ndao karena gagal menjaga profesionalitas dan melanggar prinsip hak asasi manusia.

2. Membebaskan Erasmus Frans Mandato tanpa syarat dan menghentikan segala bentuk kriminalisasi terhadap masyarakat sipil.

3. Menuntut Kapolda NTT mengusut tuntas tindakan represif aparat dalam aksi jilid III dan memberikan sanksi kepada oknum pelaku kekerasan.

4. Menjamin kepolisian di NTT bekerja secara profesional, humanis, transparan, dan menghormati hak asasi manusia.

PP GMKI Korwil VII NTT mengajak seluruh elemen organisasi mahasiswa, masyarakat sipil, serta gereja-gereja untuk bersatu dalam mengawal kasus ini.

“Kami tegaskan, PP GMKI Korwil VII NTT akan terus melawan segala bentuk represi dengan advokasi publik, gerakan moral, dan langkah hukum. Kapolri harus turun tangan segera agar Polri tidak kehilangan kepercayaan rakyat,” pungkasnya.(FKK03)

 

 

 

 

Hot this week

“Sabar Menderita Karena Kebenaran Kristus” Minggu sengsara III , 25 februari 2024

Shalom. Sahabat sepelayanan selamat menikmati pemeliharaan Tuhan dan selamat...

Ngaku Bisa Loloskan Siswa ke SMAN 1, Guru PNS di Kota Kupang Tipu 9 Ortu

Kupang, FKKNews.com - Oknum Guru di kota Kupang atas...

Menkeu Akui Kondisi Tunjangan Fungsional Dosen Tidak Wajar, Janjikan Tinjauan Menyeluruh

Jakarta, 21 November 2025 — Aliansi Dosen ASN Kemdiktisaintek...

Kasus Pembunuhan terhadap Mahasiswa Asal Alor Bukan Berawal Dari Syukuran Pesta Wisuda, Berikut Penjelasan dari AKP Jemy Noke

Kupang, FkkNews.com - Kasus pembunuhan yang terjadi di Kelurahan...

11 Tim Ramaikan Turnamen Voli Wali Kota Kupang Cup Tahun 2025

Kupang, FKKNews.com - Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward...

Pesan Natal Ketua DPRD NTT: TERUSLAH MELAYANI & BERBAGI KEBAIKAN

Kupang, FKKNews.com - Ketua DPRD NTT Emelia J. Nomleni...

Bulog Tetapkan Harga Eceran Tertinggi  Sembako, Ombudsman NTT Minta Warga Aktif Laporkan Pelanggaran

Kupang, FkkNews.com -  Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan NTT memperketat...

“Adakah Tempat Bagi Yesus” Renungan GMIT, Ibadat Malam Natal 24 Desember 2025

Kupang, FKKNews.com - Shalom Sahabat sepelayanan, selamat menikmati pemeliharaan...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img