Pengadaan Ayam Petelur di Desa Alila Selatan, Direktur CV Satu Putri Bantah Pernyataan Polisi Seprianus Orma Tentang Utang Rp20 Juta, Simak!

Kalabahi, FkkNews.com – Direktur CV Satu Putri, John Lily memberikan klarifikasi secara resmi terkait pernyataan Seprianus Orma (Anggota Polisi di Polres Alor) yang dimuat di salah satu media mengenai dugaan utang- piutang dalam pengadaan ayam petelur pada program ketahanan pangan Desa Alila Selatan.

Hal ini di sampaikan John pada rabu, (18/12/2025), ia menegaskan bahwa persoalan tersebut merupakan urusan internal antara dirinya dan pihak terkait, namun karena telah dipublikasikan ke media, ia merasa perlu meluruskan informasi yang dinilai tidak sesuai fakta dan berpotensi mencemarkan nama baiknya.

Dijelaskan John bahwa pengadaan ayam petelur yang dilakukan di Desa Alila Selatan berjumlah 240 ekor, bukan 260 ekor sebagaimana diberitakan oleh media Metroalor.com sebelumnya. Adapun Nilai pengadaan tersebut juga bukan Rp39 juta, melainkan Rp41.208.000, sesuai dengan RAB setelah di potong pajak.

“Total anggaran dalam RAB itu Rp42 juta sekian, setelah dipotong pajak menjadi Rp41.208.000. Itu fakta administrasinya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ia menguraikan bahwa dalam proses pengadaan tersebut, terdapat beberapa transaksi pinjaman pribadi yang diberikan Seprianus Orma kepadanya, dengan total Rp4 juta, dan diberikan secara bertahap.

Selain itu, pembayaran ayam seharusnya senilai Rp24 juta, sehingga total keseluruhan yang harus la bayar Rp28 juta. Namun, menurut John Lili, dana yang diserahkan kepada Seprianus Orma baru sebesar Rp20 juta, sehingga masih terdapat sisa kewajiban sebesar Rp8 juta.

“Saya tidak pernah menyebut utangnya Rp20 juta. Yang benar, sisa yang belum dibayar adalah Rp8 juta. Itu yang belum diselesaikan sampai sekarang,” jelasnya.

Terkait permintaan tambahan dana sebesar Rp21 juta yang disebut dalam pemberitaan, John Lili menegaskan bahwa hal tersebut berkaitan dengan mekanisme kontrak dan penggunaan anggaran desa. la menekankan bahwa sebagai penyedia dan pihak ketiga yang menandatangani kontrak dengan pemerintah desa, seharusnya seluruh mekanisme dijalankan sesuai aturan.

“Kalau memang seluruh dana dalam RAB diambil oleh satu pihak, maka secara kontraktual seharusnya yang bersangkutan juga yang bertanggung jawab penuh dan menandatangani kontrak. Faktanya, kontrak ditandatangani antara kepala desa dan saya,” katanya.

John menilai pemberitaan yang berkembang telah mengarah pada fitnah dan merugikan reputasi dirinya maupun CV Satu Putri.

“Saya tidak menutup diri soal utang-piutang, tapi jangan memutarbalikkan fakta di media. Yang benar, utangnya Rp8 juta, bukan 20 juta, saya sudah membayar 20 juta untuk 240 ekor dengan Harga per ekornya Rp 100.000, jadi masih sisa 4 juta untuk pembayaran ayam dan ditambah pinjaman 4 juta, total semuanya 8jt” pungkasnya.

Sementara itu dalam rilisan media Flores Update.com, Seprianus orma menerangkan bahwa berkaiatan dengan jumlah ayam sedikit keliru yang benar 240 bukan 260 ekor tapi total utang tetap 20 jta dan harga yang disepakati per ekor ayam sebesar Rp.150.000, permintaan dirinya agar Jhon Lili bisa bertemu dengannya atau merespon telpon ataupun membalas pesan WA untuk melakukan pembayaran utang sisa sebesar 20 juta secepatnya. (*Fkk).

 

 

 

Hot this week

“Sabar Menderita Karena Kebenaran Kristus” Minggu sengsara III , 25 februari 2024

Shalom. Sahabat sepelayanan selamat menikmati pemeliharaan Tuhan dan selamat...

Ngaku Bisa Loloskan Siswa ke SMAN 1, Guru PNS di Kota Kupang Tipu 9 Ortu

Kupang, FKKNews.com - Oknum Guru di kota Kupang atas...

Menkeu Akui Kondisi Tunjangan Fungsional Dosen Tidak Wajar, Janjikan Tinjauan Menyeluruh

Jakarta, 21 November 2025 — Aliansi Dosen ASN Kemdiktisaintek...

Kasus Pembunuhan terhadap Mahasiswa Asal Alor Bukan Berawal Dari Syukuran Pesta Wisuda, Berikut Penjelasan dari AKP Jemy Noke

Kupang, FkkNews.com - Kasus pembunuhan yang terjadi di Kelurahan...

11 Tim Ramaikan Turnamen Voli Wali Kota Kupang Cup Tahun 2025

Kupang, FKKNews.com - Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward...

Pesan Natal Ketua DPRD NTT: TERUSLAH MELAYANI & BERBAGI KEBAIKAN

Kupang, FKKNews.com - Ketua DPRD NTT Emelia J. Nomleni...

Bulog Tetapkan Harga Eceran Tertinggi  Sembako, Ombudsman NTT Minta Warga Aktif Laporkan Pelanggaran

Kupang, FkkNews.com -  Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan NTT memperketat...

“Adakah Tempat Bagi Yesus” Renungan GMIT, Ibadat Malam Natal 24 Desember 2025

Kupang, FKKNews.com - Shalom Sahabat sepelayanan, selamat menikmati pemeliharaan...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img