Polemik Pengadaan Ayam Joper, Oknum Anggota Polisi Terlibat Sebagai Pengadaan Lanjutan Setelah Desa Morba PHK Penyedia Pertama

Kalabahi, FkkNews.com –  Polemik pengadaan ternak ayam jenis Joper di Desa Morba, Kecamatan Alor Barat Daya (ABAD), Kabupaten Alor, hingga kini belum menemui titik terang. Diketahui Proyek pengadaan sebanyak 720 ekor ayam Joper beserta pakan dan obat-obatan tersebut telah berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap pihak penyedia.

Direktur CV Satu Putri, Jhon Lily Ketika dikonfirmasi oleh media ini pada Senin, (15/12/2025) mengungkapkan atas surat PHK yang dikeluarkan Kepala Desa Morba di bulan Oktober terkait keterlambatan pengadaan ternak tersebut. Dijelaskan Jhon sebagai Penyedia mengakui adanya keterlambatan dalam pendropingan ayam.

Jhon menegaskan bahwa ayam telah tersedia dan hanya masih berada dalam masa perawatan dari total 720 ekor ayam, sebanyak 120 ekor telah didroping ke Desa Morba, sementara sisa 600 ekor masih dirawat di lokasi penangkaran.

“Dalam kontrak kerja yang ditandatangani pada 17 Mei 2025, waktu pengadaan masih memungkinkan. Tetapi secara tiba-tiba kami menerima surat PHK,” ungkap Jhon.

Lebih lanjut, Jhon juga menjelaskan, keterlambatan pendropingan telah disampaikan kepada Kepala Desa Morba sejak Oktober 2025, saat pertemuan di ruangan kantor desa. dari pihak desa menerima penyampaian tersebut  dipertimbangkan oleh pemerintah desa.

Jhon mengungkapkan bahwa pihaknya telah dua kali mengantar ayam, pakan, dan obat-obatan ke Desa Morba. Meski demikian, Pemerintah Desa Morba tetap melayangkan surat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tertanggal 14 November 2025 akibat keterlambatan pengiriman tahap lanjutan.

Direktur CV Satu Putri, John Lily menyebutkan adanya dugaan keterlibatan oknum anggota kepolisian dalam kelanjutan pengadaan ayam Joper tersebut.

Ia mengungkapkan Informasi itu di peroleh saat mediasi di Kantor Desa Morba pada 5 Desember 2025, yang dihadiri oleh sejumlah pihak terkait. Dalam mediasi itu, Sekretaris Desa Morba disebutkan menyampaikan bahwa sisa pengadaan ayam tidak perlu lagi dilanjutkan oleh penyedia pertama.

“Sekretaris desa yang menyampaikan langsung bahwa sisa pengadaan ayam tidak usah dilanjutkan lagi oleh penyedia pertama karena sudah diantar oleh Pak Sepri, rekaman lengkapnya semua ada” ungkapnya.

Saat mengkonfirmasi ulang Kepada Sekertaris, lanjut John, bahwa Sekretaris Desa Morba membenarkan bahwa sosok nama yang disebut tersebut berprofesi sebagai anggota polisi, serta telah dilakukan penandatanganan kontrak baru untuk pengadaan ayam tersebut.

Dalam pemberitaan media Floresupdate.com, Sekertaris Desa Morba, Kecamatan Alor Barat Daya, Abraham Legifani membenarkan adanya PHK dan keterlibatan Oknum Polisi dalam Pengadaan lanjutan Ayam Joper di desa Morba.

Abraham Legifani menerangkan terkait pemutusan Hubungan Kerja(PHK) kepada Penyedia Pertama dari CV Satu Putri, itu sudah sah secara aturan dan kontraknya dalam SPK telah habis di bulan juli.

Menurut Sekdes, pihak desa telah mengirim Surat Peringatan pertama dan kedua namum tak ada respon dan tanggapan, sehingga permasalahan tersebut dilimpahkan untuk di bahas dalam musyawarah khusus desa bersama BPD.

“itu sudah resmi kaka, kalau seandainya dalam SP 1 dan 2 Om jhon(Direktur CV Satu Putri) ada konfirmasi dengan kita, berarti ada pertimbangan, karena tidak ada jadi kita harus mencari pihak ketiga lain yang punya stok sesuai dgn kebutuhan dan ini hasil keputusan musyawarah” Ungkap Sekdes.

Terkait keterlibatan Oknum Aparat Kepolisian dalam Pengadaan Lanjutan, Sekretaris Desa membenarkan hal tersebut. Menurutnya pihak Pemerintah desa yang mencari serta melakukan pembelian ayam
dari peternakan yang resmi sehingga bisa dipertanggungjawabkan.

“Yang kami cari dan dapat itu di peternakan fanating dan kami sudah cek itu resmi, stoknya juga tersedia sesuai dengan kebutuhan kami, kebetulan yang punya peternakan itu oknum polisi jadi kami buat kesepakatan kerja dengan beliau, begitu kronologisnya kaka” ungkap Sekdes. (*Fkk).

Hot this week

“Sabar Menderita Karena Kebenaran Kristus” Minggu sengsara III , 25 februari 2024

Shalom. Sahabat sepelayanan selamat menikmati pemeliharaan Tuhan dan selamat...

Ngaku Bisa Loloskan Siswa ke SMAN 1, Guru PNS di Kota Kupang Tipu 9 Ortu

Kupang, FKKNews.com - Oknum Guru di kota Kupang atas...

Menkeu Akui Kondisi Tunjangan Fungsional Dosen Tidak Wajar, Janjikan Tinjauan Menyeluruh

Jakarta, 21 November 2025 — Aliansi Dosen ASN Kemdiktisaintek...

Kasus Pembunuhan terhadap Mahasiswa Asal Alor Bukan Berawal Dari Syukuran Pesta Wisuda, Berikut Penjelasan dari AKP Jemy Noke

Kupang, FkkNews.com - Kasus pembunuhan yang terjadi di Kelurahan...

11 Tim Ramaikan Turnamen Voli Wali Kota Kupang Cup Tahun 2025

Kupang, FKKNews.com - Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward...

Pesan Natal Ketua DPRD NTT: TERUSLAH MELAYANI & BERBAGI KEBAIKAN

Kupang, FKKNews.com - Ketua DPRD NTT Emelia J. Nomleni...

Bulog Tetapkan Harga Eceran Tertinggi  Sembako, Ombudsman NTT Minta Warga Aktif Laporkan Pelanggaran

Kupang, FkkNews.com -  Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan NTT memperketat...

“Adakah Tempat Bagi Yesus” Renungan GMIT, Ibadat Malam Natal 24 Desember 2025

Kupang, FKKNews.com - Shalom Sahabat sepelayanan, selamat menikmati pemeliharaan...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img