Sungguh Kasihan Nasip Anak 2 Tahun Jadi Korban Pemasangan Infus CVC yang Salah di RSUD Kalabahi, Pembulu Dara Vena dan Arteri Rusak, Hingga Dirujuk Ke Kupang dan Akan ke Jakarta 

Kalabahi, FkkNews.com – Sungguh kasihan nasip pasien seorang anak kecil yang diduga menjadi korban pemasangan infus CVC di area bahu oleh salah satu dokter anastesi di Rumah Sakit Umum Daerah Kalabahi hingga berujung terjadinya pendarahan dan di rujuk ke RSUP Benboi Kupang, hasil sitiscank tidak bisa di rawat di RSUP Benboi akibat pembulu dara Vena dan Arteri rusak yang cukup panjang sehingga harus di rujuk ke Jakarta, hal ini diungkapkan oleh ibu dan ayah pasien, Evrida Waang dan Simeon R. Waang kepada media ini pada Sabtu, (20/12/2025) melalui pesan WhatsApp.

Untuk diketahui, Pembuluh darah vena (atau urat) adalah pembuluh darah yang mengembalikan darah miskin oksigen (kaya karbondioksida) dari seluruh tubuh kembali ke jantung, memiliki dinding tipis dan katup satu arah untuk mencegah aliran balik, dan merupakan bagian vital dari sistem peredaran darah yang bekerja sama dengan arteri untuk mengedarkan nutrisi dan oksigen. Vena pulmonalis adalah pengecualian, membawa darah kaya oksigen dari paru-paru ke jantung.

Sementara Arteri (pembuluh nadi) adalah pembuluh darah utama yang membawa darah kaya oksigen dan nutrisi dari jantung ke seluruh tubuh, memiliki dinding otot tebal agar mampu menahan tekanan tinggi dari pompa jantung. Arteri bercabang menjadi pembuluh yang lebih kecil (arteriol) dan akhirnya kapiler, mendistribusikan oksigen ke sel-sel tubuh. Arteri terbesar adalah aorta, dan arteri utama lainnya termasuk karotis (leher), brachialis (lengan), dan femoralis (paha).

“Syalom selamat sore bapak mohon maaf sebelumnya saya sudah menggangu lewat inbox saya dari Alor membawa anak saya berumur 2 Tahun 9 bulan tempat tgl 25 Desember sudah 2 Tahun 10 bulan anak saya Korban pemasangan Infus CVC di Area bahu oleh dokter anastesi di RSUD Alor dan sampe Terjadi perdarahan dan di bawa ke Kupang namun Hasil sitiscant idak bisa di rawat di RSUP Benboi Kupang karna pembulu data Vena dan Arteri rusak yg cukup panjang dan harus d rujuk ke Jakarta lagi saya mohon bapak bantu saya untuk suarakan minta pertanggung jawaban Dokter Anastesi di RSUD Alor untuk bertanggungjawab atas tindakan dia ke anak saya yang sangat menderita rusak yang cukup panjang dan harus di rujuk ke Jakarta lagi,” ujar sosok ibu dengan penuh harap.

Saya mohon, lanjut sang ibu, bapak bantu saya untuk suarakan minta pertanggung jawaban Dokter Anastesi di RSUD Alor untuk bertanggungjawab atas Tindakan dia ke anak saya yg sangat menderita kami sudah 1 bulan di Kupang tapi tidak bisa ambil tindakan. Karena dokter di Kupang tidak bisa ambil tindakan A kami mau berangkat Jakarta tapi kondisi Anak kami belum Bisa Naik pesawat jadi kami hanya tidur di RS Benboi bgini saja.

Sementara sosok ayah pasien, Simeon Rudolof Mau yang menemani istrinya menjelaskan kepada media ini bahwa mereka sudah masuk sejak tanggal 22 Oktober pasang PVC operasi oleh dokter anastesi atas nama dokter Junjungan.

“Kita masuk tgl 22 Oktober tgl 23 pasang PVC oprasi oleh dokter anastesi atas nama dokter Junjungan jam 9 malam besoknya jam 5 sore dilepas paksa Kerna macet oleh 2 orang bidan dari ruang ICU RSUD Kalabahi. Dan diduga penyebab patah tulang. Sekitar 3 hari kita keluar dan di rumah Nirwala anak Bua mulai panas tinggi dan bengkak di tempat operasi sampai ada luka baru di lengan sampaing bahu,” ungkap sang ayah.

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa selama jadwal kontrol tdk bisa karena anaknya panas tinggi hingga tidak mau istirahat. Sampai ada pendarahan beberapa kali di rumah, kami sepakat ke UGD malam dan hanya di kasi obat minum dan di suruh pulang besok ambil rujuk ke Puskesmas kenarilang baru kontrak di poli bedah.

“Saya sudah hampir 1 bulan di Kupang Kk kita dgn rujuk awal di RS Siloam hospital tgl 27 November sampe 28 dgn kapal PELNI Lawit setelah itu kami dirujuk ke RSUP Dr Ben mboi untuk bisa sitiscan dan hasilnya harus rujuk ke RSCM jakarta,” ujarnya.🙏🏻

Kaka, sambung sosok ayah, kita 1minggu 1 hari awal masuk tdk perna lihat diriktur punya muka hidung… Kita keluar dan masuk lagi hampir 1 Minggu juga tdk perna lihat BPK tua punya muka hidung… Dokter anastesi yang operasi di bahu tuh juga sampe 1 hari sebelum rujuk baru tunjuk dia px muka hidung.

“Saya dengar Dokter yang pindah dokter bedah…. Terus yang operasi ank punya bahu untuk pasang infus Cvc dokter Anastesi namanya dokter Junjungan, Tgl 11 Desember kita rujuk dr RS Siloam hospital ke RSUP benmboi Krn untuk sitiscane di Siloam hospital alat tdk angkat krn ganguan listik

Kami brangkat pake uang pribadi sy bersama istri dgn kapal PELNI Lawit di dampingi 1 perawat sal anak. Sampe melapor ke RS Siloam hospital” lanjutnya.

Ayah dari pasien ini dengan tegas dan harapan agar pihak RSUD Kalabahi bertanggung jawab khusus dokter anastesi yang operasi anaknya karena dinilai lalai dalam penanganan.

“Selama di Kupang semua kebutuhan kami yang usaha dan tanggung sendiri, untung ada kakak yang tingal di Kupang jadi ada datang liat kita,” imbuhnya.

Hingga berita ini ditayangkan, wartawan media ini belum berhasil melakukan konfirmasi ke Pihak RSUD Kalabahi.(FKK/Eka Blegur).

 

Hot this week

“Sabar Menderita Karena Kebenaran Kristus” Minggu sengsara III , 25 februari 2024

Shalom. Sahabat sepelayanan selamat menikmati pemeliharaan Tuhan dan selamat...

Ngaku Bisa Loloskan Siswa ke SMAN 1, Guru PNS di Kota Kupang Tipu 9 Ortu

Kupang, FKKNews.com - Oknum Guru di kota Kupang atas...

Menkeu Akui Kondisi Tunjangan Fungsional Dosen Tidak Wajar, Janjikan Tinjauan Menyeluruh

Jakarta, 21 November 2025 — Aliansi Dosen ASN Kemdiktisaintek...

Kasus Pembunuhan terhadap Mahasiswa Asal Alor Bukan Berawal Dari Syukuran Pesta Wisuda, Berikut Penjelasan dari AKP Jemy Noke

Kupang, FkkNews.com - Kasus pembunuhan yang terjadi di Kelurahan...

11 Tim Ramaikan Turnamen Voli Wali Kota Kupang Cup Tahun 2025

Kupang, FKKNews.com - Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward...

Pesan Natal Ketua DPRD NTT: TERUSLAH MELAYANI & BERBAGI KEBAIKAN

Kupang, FKKNews.com - Ketua DPRD NTT Emelia J. Nomleni...

Bulog Tetapkan Harga Eceran Tertinggi  Sembako, Ombudsman NTT Minta Warga Aktif Laporkan Pelanggaran

Kupang, FkkNews.com -  Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan NTT memperketat...

“Adakah Tempat Bagi Yesus” Renungan GMIT, Ibadat Malam Natal 24 Desember 2025

Kupang, FKKNews.com - Shalom Sahabat sepelayanan, selamat menikmati pemeliharaan...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img