Soe, FKKNews.com – Suasana penuh semangat dan optimisme mewarnai pengukuhan Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBVSI Timor Tengah Selatan (TTS) masa bakti 2025–2029 yang berlangsung di Aula SMK Negeri 2 TTS, Sabtu (18/4/2026). Momentum ini tidak sekadar seremoni organisasi, tetapi menjadi penegasan arah baru pembinaan voli TTS menuju panggung nasional.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Ketua Umum PBVSI NTT, Winston Rondo, didampingi jajaran pengurus provinsi, serta Bupati TTS bersama unsur Forkopimda. Dalam forum itu, Roy Babis resmi dikukuhkan sebagai Ketua PBVSI TTS periode 2025–2029.
Mengawali sambutannya dengan pantun khas daerah, Winston Rondo langsung membangun suasana kebersamaan, sebelum menegaskan bahwa pelantikan ini adalah titik akselerasi, bukan sekadar formalitas.
“TTS ini rumah besar voli di NTT. Tradisi juara sudah ada, tinggal bagaimana kita kelola dengan sistem yang benar untuk melompat lebih tinggi,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa capaian juara pada Ben Mboi Memorial Cup 2025 bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari kerja keras, disiplin, dan budaya kompetisi yang telah tumbuh lama di tengah masyarakat TTS.
Dalam arahannya, Winston menegaskan bahwa PBVSI NTT saat ini sedang bergerak dalam satu garis besar menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Ia menargetkan atlet-atlet dari TTS menjadi bagian penting dalam perjuangan meraih prestasi nasional.
“Ini bukan sekadar mimpi. Ini target yang harus disiapkan dengan kerja sistematis—mulai dari pembinaan usia dini, kompetisi berjenjang, hingga peningkatan kualitas pelatih,” ujarnya.
Ia juga memaparkan bahwa sepanjang tahun 2026, PBVSI NTT akan menjalankan sejumlah agenda strategis, mulai dari pelatihan dan sertifikasi pelatih, turnamen pelajar, hingga seleksi atlet berbasis sport science.
“Kita tidak lagi bekerja berdasarkan feeling. Kita gunakan data, performa, dan pendekatan ilmiah untuk memastikan atlet yang kita pilih benar-benar siap,” tegas Winston, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD NTT.
Secara khusus, ia mengajak PBVSI TTS di bawah kepemimpinan Roy Babis untuk tidak berjalan sendiri, tetapi bergerak dalam satu sistem bersama PBVSI NTT. Menurutnya, dengan tradisi kuat yang dimiliki, TTS berpotensi menjadi salah satu lokomotif utama voli NTT.
“TTS punya modal besar. Kalau ini disinkronkan dengan sistem pembinaan provinsi, maka jalan menuju PON akan semakin terbuka,” ujarnya.
Winston juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah sebagai bagian dari ekosistem pembinaan olahraga.
“Olahraga adalah investasi masa depan. Kalau didukung dengan kebijakan, anggaran, dan fasilitas yang tepat, TTS tidak hanya berjaya di tingkat provinsi, tetapi juga menyumbang prestasi di level nasional,” tambahnya.
Mengakhiri arahannya, ia menitipkan pesan tegas kepada pengurus baru untuk bekerja dengan integritas dan membangun sistem yang berkelanjutan.
“Kerja serius, kerja cepat, dan kerja terukur. Dari tanah TTS ini, kita ingin lahir juara-juara yang membawa nama NTT di panggung nasional,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua PBVSI TTS Roy Babis menyampaikan komitmennya untuk menjaga tradisi prestasi sekaligus memperkuat sinergi dengan PBVSI provinsi dan pemerintah daerah.
“Kami siap menjalankan amanah ini. TTS siap menjadi bagian penting dalam perjalanan voli NTT menuju PON 2028,” ujarnya.
Pengukuhan berlangsung khidmat dan ditutup dengan foto bersama sebagai simbol awal gerak baru PBVSI TTS dalam menatap masa depan yang lebih kompetitif.






















































