Yayasan Abdi Mulia Sejahtera dan Yayasan Andefa Abdi Rakyat Bersinergi dengan Pemerintah Melalui Satgas MBG Alor Percepat Pembangunan Dapur SPPG Terpencil, 9 Dapur di Pantar Segera Dibangun 

Kalabahi, FkkNews.com – Pihak Yayasan Abdi Mulia Sejahtera, dan Yayasan Andefa Abdi Rakyat, sebagai mitra Badan Gizi Nasional (BGN), mengadakan pertemuan dengan Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Alor untuk membahas percepatan pembangunan Dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) 3T atau SPPG terpencil di pelosok-pelosok desa, pertemuan ini dilaksanakan pada Jumat, (20/02/2026).

Gabriel Beri Bina selaku pembina Yayasan Abdi Mulia Sejahtera dan Yosef Sudarso Asafa dari Yayasan Andefa Abdi Rakyat selaku mitra Badan Gizi Nasional (BGN) dalam mengadakan pertemuan sebagai mitra kerja bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Alor dalam hal ini Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diketuai oleh Obeth Bolang, S.Sos.,M.A.P. Pertemuan ini bertujuan untuk menindaklanjuti program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto, dan meningkatkan akses masyarakat di daerah terpencil untuk mendapatkan makanan bergizi.

Satgas MBG Kabupaten Alor, yang diketuai oleh Obeth Bolang, menyambut baik kerjasama ini dan berharap dapat meningkatkan jumlah dapur 3T di Kabupaten Alor. Saat ini, ada 9 dapur yang akan dibangun di wilayah Pantar, dengan target penyelesaian dalam tempo 3-4 bulan.

Dijelaskan Gabriel Beri Binna berkaitan dengan keluhan masyarakat yang disampaikan di ruang publik terkait dengan kapan anak-anak di desa-desa, di kampung-kampung, kapan mama-mama yang di posyandu, ibu hamil, ibu yang menyusui bisa dilayani dengan program prioritas presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG) pertanyaan pertanyaan ini semakin banyak dan kencang seiring dengan bertambahnya dapur-dapur di kota, memang sekarang ini sudah dibangun dapur sampai di wilayah Alor Barat Laut, Kokar, Alor Barat Daya sampai di Wolwal, Alor Timur Laut sampai di nailang tapi itu kurang menyentuh.

“Maka Badan Gizi Nasional (BGN) kan sudah punya strategi untuk dapur dapur di kampung itu dikategorikan sebagai dapur 3T, SPPG terpencil namanya, kemudian di kabupaten diberikan kewenangan kepada Satgas untuk mencari mitra-mitra supaya program ini berjalan dengan baik, dalam diskusi kami hari ini saya dari Yayasan Abdi Mulia Sejahtera kemudian pak Yosi dari Yayasan Andefa Abdi Rakyat, kemudian bapa Obeth Bolang ini sebagai Ketua Satgas, diskusi kita tentang bagaimana kita melakukan percepatan percepatan pembangunan dapur 3T di pelosok-pelosok,” ujarnya.

Dikatakan Gabriel, dari diskusi ini kami berdua dari Yayasan ini dengan kemampuan yang kami miliki meskipun terbatas ada tim yang mendukung kami akan ambil bagian untuk membangun, saat ini paling kurang 9 dapur di wilayah Pantar, ada 7 dapur di wilayah Kecamatan Pantar Timur, ada dua dapur di Wilayah Kecamatan Pantar Tengah, untuk sementara saat ini nanti Ketua Satgas akan berkoordinasi apabila dipandang perlu BGN memberikan penunjukan kepada kami untuk lebih banyak lagi Dapur di daerah daerah wilayah pulau Pantar, di daerah daerah sulit di seluruh wilayah Kabupaten Alor kami sudah tentu siap untuk meskipun sulit tapi kami yakin masyarakat akan mendukung, jadi kaitan dengan penunjukan BGN untuk 9 titik itu nanti pak Ketua Satgas yang menyampaikannya.

Selanjutnya dikatakan Gabriel bahwa Koordinasi kami pada tahap ini akan ada lagi koordinasi lanjutan, ditahap koordinasi saat ini kemudian sudah menghasilkan surat penunjukan dari BGN untuk saya dan teman-teman akan terjun langsung di 9 titik yang boleh kita sebut dengan daerah yang cukup bertantangan sulit, saya sebutkan nama nama desa itu, kenapa saya sebutkan supaya masyarakat harus siap juga untuk bergotong royong, siap juga untuk berpartisipasi, sekarang memang musim hujan tetapi tidak boleh jadi hambatan, 9 titik ini sudah harus kami selesaikan serentak dalam tempo tiga bulan, paling lama empat bulan di tahun ini.

“Antara lain di Wilayah Kecamatan Pantar Timur itu ada di desa kaera, desa mardeka, tamalabang, pulau treweng, desa lalafang, desa lekom, kemudian nulle, Kemudian di Wilayah Kecamatan Pantar Tengah itu ada di Desa Mauta dan Desa Tubbe. Sementara ini sambil kemudian pemerintah kabupaten melalui Satgas akan berkoordinasi lagi dengan BGN dalam hal BGN kemudian akan memberikan penugasan untuk kemitraan ini kami siap supaya dapur dapur ini MBG bisa menjangkau masyarakat masyarakat di tempat tempat yang paling terpelosok di Kabupaten Alor,” ungkapnya.

Sementara Ketua Satgas, Obeth Bolang menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Alor melalui Satgas MBG tentu menyambut baik kebijakan, program Presiden Prabowo Subianto untuk MBG di seluruh wilayah Kabupaten Alor di 18 Kecamatan 175 Desa/Kelurahan, sebelumnya itu ada kurang lebih 9 dapur atau SPPG yang dibangun oleh yayasan, kemudian rencana juga ada 3 yang mau dibangun menggunakan APBN tetapi belum ada informasi kapan pelaksanaannya yang dibangun oleh Kementerian PU.

Dikatakan Obeth Bolang bahwa sekarang ada kebijakan lagi untuk pembangunan SPPG semula 3T tetapi belakangan sudah berubah nama menjadi SPPG terpencil, itu berada di berbagai wilayah di pelosok-pelosok, di desa desa, di kampung-kampung yang penerima manfaatnya ada tetapi wilayah capaian atau kondisi geografis dengan topografi wilayah yang memang sulit dijangkau itu rencana untuk dibangun, yang terpencil, ada juga yang pulau-pulau.

Karena itu, lanjut Bolang, pemerintah Kabupaten Alor melalui Satgas menyampaikan terimakasih kepada semua pihak, termasuk investor yang mau datang di Alor maupun juga yang ada di Alor yang mau membangun SPPG terpencil sehingga program MBG ini tidak hanya dinikmati oleh penerima manfaat yang ada di kota Kalabahi dan sekitarnya tetapi juga akan segera, secepatnya dinikmati oleh semua penerima manfaat yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Alor, karena itu rencana untuk SPPG di wilayah terpencil punya itu ada kurang lebih 90 an SPPG.

Sekarang, sambung Obeth Bolang, baru ada belasan SPPG yang sementara baru dibangun ini, belum selesai, masih ada sekian banyak yang belum, kalau hari ini ada yang mau masuk untuk kerjasama atau siapapun juga yang mau kerja sendiri lansung di lokasi kita Satgas ini tugasnya untuk koordinasi ke BGN untuk ditindaklanjuti, karena dengan membangun SPPG sebanyak banyaknya ini juga otomatis membuka lapangan lapangan kerja dan juga lapang lapangan usaha, jadi otomatis lahan lahan masyarakat baik lahan kering maupun lahan basah harus segera dimanfaatkan sudah, di olah sehingga tidak perlu kita datangkan sayur maupun buah dari luar tapi kita di Alor juga bisa produksi sendiri untuk mendukung operasional daripada Dapur untuk memberikan makan gratis di setiap sekolah Senin sampai Sabtu.

“Terkait target untuk membangun 90 an SPPG harus selesai di pertengahan Tahun ini, karena itu beberapa sementara dibangun yang lain sementara menyusul, kita berharap investor yang mau membangun ini punya kemampuan untuk membangun sehingga jangan sampai bangun pertengahan tidak bisa lanjut lagi, karena ini membangun menggunakan biaya sendiri, modal sendiri, setelah itu baru pemerintah pusat melalui BGN dan juga Kementerian Dalam Negeri turunkan Tim untuk melakukan pemeriksaan untuk menghitung administrasi atau biaya yang dikeluarkan pada investor baru BGN akan melakukan pembayaran,” ujarnya. (FKK/Eka Blegur).

 

Hot this week

“Sabar Menderita Karena Kebenaran Kristus” Minggu sengsara III , 25 februari 2024

Shalom. Sahabat sepelayanan selamat menikmati pemeliharaan Tuhan dan selamat...

Ngaku Bisa Loloskan Siswa ke SMAN 1, Guru PNS di Kota Kupang Tipu 9 Ortu

Kupang, FKKNews.com - Oknum Guru di kota Kupang atas...

Menkeu Akui Kondisi Tunjangan Fungsional Dosen Tidak Wajar, Janjikan Tinjauan Menyeluruh

Jakarta, 21 November 2025 — Aliansi Dosen ASN Kemdiktisaintek...

Kasus Pembunuhan terhadap Mahasiswa Asal Alor Bukan Berawal Dari Syukuran Pesta Wisuda, Berikut Penjelasan dari AKP Jemy Noke

Kupang, FkkNews.com - Kasus pembunuhan yang terjadi di Kelurahan...

Cabor Voli Digelar di NTT, PBVSI Siapkan Atlet, Sport Science dan Venue Sejak 2026

Kupang, FKKNews.com - Penetapan bola voli indoor sebagai cabang...

Melki-Winston Satu Meja Bahas Arah Pembangunan NTT 4 Tahun Mendatang

Kupang, FKKNews.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img