Seba, FKKNews.com – Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua di bawah kepemimpinan Bupati Krisman Riwu Kore dan Wakil Bupati Thobyas Uly terus mendorong penguatan sektor pendidikan dengan mengajukan sejumlah usulan strategis ke kementerian teknis melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan.
Fokus utama usulan tersebut mencakup pembangunan ruang kelas baru (RKB), pembangunan laboratorium, serta penyediaan rumah dinas guru sebagai upaya meningkatkan mutu pembelajaran dan kesejahteraan tenaga pendidik di wilayah kepulauan.
Wakil Bupati Thobyas Uly menjelaskan, pemerintah daerah secara aktif dan konsisten mengusulkan program pendidikan ke pemerintah pusat sebagai respons atas keterbatasan fiskal daerah.
“Keterbatasan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk pembangunan fisik pendidikan tidak boleh menghambat peningkatan kualitas sekolah. Karena itu, Pemda terus mendorong usulan langsung ke kementerian teknis,” ujar Thobyas.
Selain tiga fokus utama tersebut, Pemkab Sabu Raijua juga mengusulkan rehabilitasi ruang kelas yang rusak serta pembangunan dan rehabilitasi toilet sekolah guna menjamin kenyamanan dan kesehatan lingkungan belajar.
Secara lengkap, lima kebutuhan prioritas yang terus diusulkan meliputi:
1. Pembangunan ruang kelas baru (RKB)
2. Rehabilitasi ruang kelas
3. Pembangunan dan rehabilitasi toilet sekolah
4. Pembangunan laboratorium
5. Pembangunan rumah dinas guru
Mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi NTT ini menegaskan bahwa seluruh usulan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menjawab kebutuhan riil sekolah, baik bagi murid maupun guru.
“Ini adalah komitmen nyata pemerintah daerah agar anak-anak Sabu Raijua belajar di ruang yang layak dan guru mendapat dukungan yang memadai,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Thobyas yang juga dikenal sebagai peletak dasar pembangunan Sabu Raijua, turut menyoroti pentingnya penyelesaian sertifikat tanah sekolah. Menurutnya, kepastian status lahan menjadi syarat penting agar program pembangunan pendidikan tidak terkendala secara administratif.
Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua menegaskan akan terus memperjuangkan sektor pendidikan sebagai investasi jangka panjang daerah, demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan masa depan generasi muda di wilayah kepulauan tersebut. (FKK)






















































