Kalabahi, FkkNews.com – Ketua Dewan Pimpin Cabang (DPC) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Alor Dematrius Mautuka mendukung TNI-Polri menjaga keamanan dan ketertiban jelang perayaan Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 1 Januari 2026. Hal itu dikatakan Dematrius Mautuka ketika menjadi Narasumber Dialog dengan Kapolres Alor AKBP Nur Ashari di Studio RRI Stasiun Produksi Alor.
“Kami GAMKI Alor mendukung penuh langkah-langkah kepolisian, TNI, Brimob dan Sat Pol PP Alor dalam menjaga Kamtibmas jelang Natal dan Tahun Baru 2026,” kata Demas, sapaan Dematrius.
“Kami sangat berharap semua kita pemuda dan masyarakat bertanggung jawab penuh menjaga keamanan dan ketertiban agar suasana perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 ini bisa berjalan dengan baik,” lanjut Demas.
Demas Mautuka mengaku bangga atas upaya-upaya kepolisian Alor dalam menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat. Salah satunya adalah dengan akan digelarnya operasi lilin dan dialog Jumat Curhat yang dilakukan Kapolres Alor AKBP Nur Ashari.
“Tentu kita mendukung langkah-langkah Pak Kapolres yang sudah melakukan Dialog ‘Jumat Curhat’ dengan masyarakat, dan akan menggelar Operasi Lilin untuk menjaga keamanan dan ketertiban jelang Nataru,” ujarnya.
Demas Mautuka meminta Kapolres Alor AKBP Nur Ashari untuk melibatkan Pemuda Lintas Iman di Kabupaten Alor dalam Operasi Lilin menjaga Kamtibmas jelang Nataru. ia merasa bangga karena setiap perayaan hari besar keagamaan di Kabupaten Alor seperti; Natal, Tahun Baru dan Idul Fitri, pemuda Alor selalu dilibatkan dalam pengamanan di rumah-rumah ibadah bersama aparat keamanan.
“Kita bangga pada Pemuda Alor, ada Remaja Masjid, Pemuda Ansor, Pemuda Muhammadiyah dan Pemuda Gereja saling bersinergi menjaga ibadah Natal dan Tahun Baru,” katanya.
“Begitupun ibadah-ibadah Idul Fitri itu pemuda Gereja selalu dilibatkan dalam pengamanan. Ini kearifan lokal yang sangat baik sekali untuk kita menjaga dan menghormati kepercayaan masing-masing di tengah perbedaan,” lanjut Demas.
Mantan Ketua Komisariat Anak Domba GMKI Kupang itu mengajak seluruh pemuda Alor di masing-masing wilayah untuk bersama bertanggung jawab menjaga Kamtibmas jelang Nataru dan Idul Fitri 2026.
“Kita semua Pemuda Alor paling bertanggungjawab dalam urusan Kamtibmas di lingkungan kita masing-masing. Saya ajak mari kita bersama menjaga keamanan dan ketertiban menjelang hari Kudus kita Natal-Tahun Baru dan bulan suci Ramadhan,” ujarnya. Kamis 20 November 2025.
“Izin Pak Kapolres, saya juga minta Pak Kapolres untuk mengundang semua OKP-OKP Alor, Remaja Masjid, Pemuda Gereja dan Pemuda Lingkungan untuk duduk bersama membahas pengamanan Nataru dan Idul Fitri, dan melibatkan kami semua dalam urusan pengamanan di rumah-rumah ibadah,” ujarnya.
Demas pun bangga pada pemerintah daerah, DPRD, aparat kemanan dan Forkompinda yang telah berusaha maksimal untuk menjaga situasi Kota Kalabahi sehingga saban hari kian kondusif jelang Nataru.
Selaku Ketua DPC GAMKI Alor, Demas menegaskan bahwa GAMKI Alor akan mendukung penuh upaya-upaya aparat keamanan gabungan dan pemerintah daerah dalam menjaga Kamtibmas menjelang hari Raya Natal-Tahun Baru dan Idul Fitri.
Sementara itu, Kapolres Alor AKBP Nur Ashari mengaku optimistis bahwa suasana pengamanan ibadah Nataru dan Idul Fitri di Kabupaten Alor akan berjalan aman dan damai.
“Kalau kita sudah bersinergi dengan Pemuda Alor maka suasana Alor akan aman dan damai jelang hari Natal-Tahun Baru dan Idul Fitri,” ujarnya.
Kapolres Ashari menyatakan bahwa pihaknya akan menggandeng Pemuda Alor untuk bersama menjaga keamanan dan ketertiban di rumah-rumah ibadah pada hari Nataru dan Idul Fitri.
“Kita juga akan ada Operasi Lilin ya. Nanti kita undang semua Pemuda Alor untuk rapat bersama untuk kita sama-sama jaga Kamtibmas ya,” katanya.
Kapolres Alor juga membeberkan sejumlah upaya yang dilakukan Polres Alor untuk menjaga Kamtibmas jelang hari Nataru dan Idul Fitri. Salah satunya dengan gencar melakukan Operasi Minuman Keras.
“Kita sedang operasi Miras. Sudah sekitar ribuan liter minuman keras yang kami sita di perairan laut Kabola. Sekarang ada di gudang. Nanti kita undang semua pihak untuk acara pemusnahan. Kita akan musnahkan semuanya,” ujarnya.
AKBP Nur Ashari mengimbau kepada masyarakat untuk memberikan informasi penjualan Miras agar disita. Ia tidak ingin peredaran minuman keras ini semakin masif menjelang hari raya Nataru dan Idul Fitri karena akan memicu konflik di masyarakat. (*FKK).












































