Kuasa Hukum Korban Pemukulan, Sya’ban Sartono Bantah Kapolres Alor: Kapolres Jangan Normalisasi Perbuatan Oknum Anggota, Itu Fatal

Kalabahi, FkkNews.com – Sya’ban Sartono Leky, Penasihat Hukum korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh anggota Polisi Polres Alor menyayangkan sikap Kapolres yang seolah menormalisasi perbuatan oknum anggotanya terkait dugaan penganiayaan di Kelurahan Kalabahi tengah pada Selasa, (16/12/2025) malam.

Menurut Sya’ban, perbuatan oknum polisi tersebut mencoreng nama baik institusi Kepolisian, oleh karena kata Sya’ban Polisi adalah instrumen penegakan hukum yang diberi alat kelengkapan oleh negara untuk menjaga keamanan dan ketertiban. “Tugas utama Polisi mengayomi, bukan Eksekusi, itu fatal,” Ungkap Sya’ban.

Hal ini disampaikan oleh Kantor Hukum Sya’ban Sartono dan Associates melalui rilis persnya kepada media hari ini Rabu, 17/12/25 setelah mendampingi korban melapor ke SPKT Polres Alor malam tadi, 16/12/25.

Laporan Polisi tersebut teregister dengan nomor : LP/B/432/XII/2025/SPKT/Polres Alor/Polda Nusa Tenggara Timur tanggal 16 Desember 2025.

Kronologis kejadian menurut Sya’ban Sartono, bermula pada pukul 18:30 wita, terjadi perselisihan dan cekcok antara seorang warga Lautinggara inisial (HTM) dengan seorang oknum Polisi di jln. Lautinggara RT 007 RW 03 Air Kenari Kecamatan Teluk Mutiara, Kalabahi.

Melihat kejadian tersebut, Kakak HTM, yaitu (YBM) bersama (WKM) saudaranya dan Ibunya (AT) datang untuk melerai kejadian tersebut, namun tiba-tiba 2 sepeda motor dengan 4 orang diduga oknum anggota Polres Alor datang menyerang dan memukul membabi buta kepada HTM, YBM, WKM dan AT secara bersama sama.

Akibat kejadian tersebut, YBM mengalami luka robek di dahi dengan 5 jahitan dan perutnya kena benturan keras diduga stir motor oknum anggota Polisi, sedangkan WKM mengalami luka robek pada bagian pelipis mata kiri dan lebam parah pada mata sebelah kanannya.

AT ibu pelapor mengalami lebam dan bengkak pada dahi kanan atasnya, serta HTM mengalami hal yang sama yaitu terdapat lebam dan memar di wajahnya. Atas kejadian tersebut, YBM dan WKM dilarikan ke RSU Kalabahi guna perawatan. Tutup Sya’ban dalam rilis persnya.

Secara terpisah, melalui saluran telepon, Sya’ban menegaskan akan mengawal perkara ini hingga tuntas, “jangan sampai seperti kejadian yang lalu lalu, ada oknum polisi melakukan penembakan dengan sengaja terhadap remaja dengan cara dipegang lalu dengan sengaja ditembak.” sesal Sya’ban.

Pihaknya mengaku siap menghadapi proses hukum, namun terhadap anggota yang terlibat wajib diproses etik dan pidana umumnya. Tutup Sya’ban melalui sambungan telepon kepada media ini. (*/Fkk).

Hot this week

“Sabar Menderita Karena Kebenaran Kristus” Minggu sengsara III , 25 februari 2024

Shalom. Sahabat sepelayanan selamat menikmati pemeliharaan Tuhan dan selamat...

Ngaku Bisa Loloskan Siswa ke SMAN 1, Guru PNS di Kota Kupang Tipu 9 Ortu

Kupang, FKKNews.com - Oknum Guru di kota Kupang atas...

Menkeu Akui Kondisi Tunjangan Fungsional Dosen Tidak Wajar, Janjikan Tinjauan Menyeluruh

Jakarta, 21 November 2025 — Aliansi Dosen ASN Kemdiktisaintek...

Kasus Pembunuhan terhadap Mahasiswa Asal Alor Bukan Berawal Dari Syukuran Pesta Wisuda, Berikut Penjelasan dari AKP Jemy Noke

Kupang, FkkNews.com - Kasus pembunuhan yang terjadi di Kelurahan...

11 Tim Ramaikan Turnamen Voli Wali Kota Kupang Cup Tahun 2025

Kupang, FKKNews.com - Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward...

Pesan Natal Ketua DPRD NTT: TERUSLAH MELAYANI & BERBAGI KEBAIKAN

Kupang, FKKNews.com - Ketua DPRD NTT Emelia J. Nomleni...

Bulog Tetapkan Harga Eceran Tertinggi  Sembako, Ombudsman NTT Minta Warga Aktif Laporkan Pelanggaran

Kupang, FkkNews.com -  Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan NTT memperketat...

“Adakah Tempat Bagi Yesus” Renungan GMIT, Ibadat Malam Natal 24 Desember 2025

Kupang, FKKNews.com - Shalom Sahabat sepelayanan, selamat menikmati pemeliharaan...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img