Kalabahi, FkkMews.com – Kunjungan Bupati Alor Iskandar Lakamau ke rumah seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) perempuan, YS di Kalabahi pada Sabtu (07/02/2026) berujung laporan di Polres Alor.
Bupati Alor Iskandar Lakamau yang masih dalam proses pemulihan kesehatan itu diduga datang ke rumah oknum PNS itu bersama seorang supir pribadi dari rumah jabatan pada sore hari dan bukan di malam hari.
Rupanya, kedatangan Bupati Alor Iskandar Lakamau pada Sabtu sore itu “tidak direstui” oleh anak-anak termasuk putranya Gerry Lakakamu. Setelah mengetahui ayahnya bertamu di rumah YS, akhirnya Gery Lakamau pada malam harinya datang ke rumah di wilayah Air Kenari Kelurahan Kalabahi Tengah Kecamatan Teluk Mutiara itu.
Dikutip dari pemberitaan media victorynews.id, bahwa Informasi yang dihimpun, setelah tiba di rumah, Gery Lakamau diduga membuat keributan sehingga YS merasa tidak nyaman dan membuat laporan polisi beberapa saat setelah kejadian.
Setelah membuat laporan di Polres Alor beberapa saat kemudian, laporan itu dicabut melalui mediasi bersama. Namun, informasi lainnya laporan itu masih menggantung.
Adapun laporan itu disampaikan YS, karena ia merasa terganggu karena didatangi Gerry Lakakamu pada malam hari. Kabarnya, YS selama dikenal memiliki kedekatan dengan Iskandar Lakamau.
Pelaksana Tugas (Plt) Protokol dan Pimpinan Setda Alor Thertius Lanmai yang dikonfirmasi victorynews.id belum bersedia berkomentar karena belum mengecek langsung ke sumber informasi.
“Soal hal ini saya masih off the record karena belum identifikasi keakuratanya sehingga tunggu sebentar saya cek dulu ke sana. Ini terjadi di luar pantauan kami protokol,” katanya.
Kapolres Alor AKBP Nur Azhari yang dikonfirmasi membenarkan ada laporan dari YS. Ia mengaku rencana laporan itu karena terjadi keributan di rumah YS tadi malam.
“Iya ada datang ke Polres tadi malam ibu YS melapor tentang keributan di rumahnya. Itu dia mau buat laporan polisi namun tidak jadi, karena ada bapak Benyamin yang datang dan selesaikan permasalahan secara damai. Sehingga semuanya sepakat berdamai dan tidak jadi buat laporan,” jelas Nur Azhari.
Sebelumnya diberitakan media ini dengan judul “Lomboan Djhamou Sesalkan Bupati Alor Pergi ke Rumah Oknum Perempuan Tengah Malam Hingga Terjadi Keributan Berujung Laporan di Polres Alor”
Aktivis Lomboan Djhamou memberikan keterangan resmi dan menyesalkan terkait Dugaan Bupati Alor, Iskandar Lakamau, S.H.,M.Si pergi ke salah satu oknum perempuan yang diduga merupakan selingkuhannya atau bukan istrinya pada tengah malam hari, hingga hal ini akhirnya membuat anak daripada Bupati Iskandar marah dan pergi ke rumah oknum prempuan tersebut dan terjadilah keributan hingga oknum perempuan ini Melaporkan ke Polres Alor.
“Saya dapat informasi dari sumber informasi saya yang terpercaya, bahwa malam ini di Alor ada sebuah kejadian yang sebenarnya membuat kita malu karena ada peristiwa yang 100 persen informasi kebenarannya valid bahwa dugaan Bupati Alor pergi ke salah satu perempuan yang bukan istrinya akhirnya membuat anak-anak Bupati marah dan pergi memporak porandakan rumah perempuan tersebut akhirnya perempuan ini datang melaporkan ke Polres Alor, sampai di kantor polisi terjadi ketegangan, akhirnya ada mantan ajudan Bupati juga datang, mereka bernegosiasi, dan sumber informasi yang saya dapat itu kemungkinan terjadi transaksi dan laporan polisi dicabut,” kata Lomboan, Sabtu, (07/02/2026) malam.
Disampaikan Lomboan, bahwa saya sebagai masyarakat Kabupaten Alor, besok hari Minggu orang mau Gereja, nah kalau prilaku pimpinan model begini apa yang mau dicontoh, mau diharap, informasi yang beredar bahwa pak Bupati sakit, semua masyarakat, semua umat lagi doa kan pak Bupati tapi kenapa begini?.
Lebih lanjut dikatakan Lomboan, Informasi yang saya dapatkan dari sumber yang terpercaya bahwa ada seorang anak yang bukan pegawai namanya Semi yang antar pak Bupati ini ke perempuan tersebut, jadi ini hal yang sangat memalukan dan hal yang sangat buruk, ini kalau menteri dalam negeri tauh, presiden tauh bisa di pecat ini, karena ini kepala daerah, kalau oknum ini ada pigi pancing ikan, atau ada jalan sensor kayu yah kita tidak pusingkan, tapi ini Bupati kepala Daerah.
“Ini mau jadi apa daerah ini, apa yang mau dicontohkan, inikan jadi buruk nanti moralitas generasi anak cucu kita kalau ini dibiarkan, saya harap DPRD Kabupaten Alor tolong awasi ini, kalau perlu buah hak Angket ini, ini perbuatan benar benar tercela, satu kabupaten Alor Pak Bupati sakit ini juga karena perbuatan tercela kok ngk kapok kapok, saya menyesalkan peristiwa ini dan peristiwa ini sumber informasi yang saya dapatkan ini bisa dikatakan bahwa 100 persen bisa dipercaya,” lanjutnya.
Mendapatkan informasi ini, Wartawan Media ini bergegas lansung menuju Polres Alor pada Sabtu 07- 02- 2026 tengah malam, berdasarkan pantauan media ini di kantor Polres Alor sekitar pukul 23:30 malam, para pihak sedang berada di ruangan untuk memberikan keterangan, di sisi lain informasi yang dihimpun oleh media ini di Polres Alor bahwa para pihak sudah melakukan mediasi dan dinyatakan Damai.
Wartawan media ini berupaya melakukan konfirmasi kepada Anggota Kepolisian yang berada di Mapolres Alor, namun diarahkan untuk konfirmasi ke bagian Humas dan pimpinan hingga berita ini ditayangkan.
Catatan Redaksi: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan, Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.(FKK/Eka Blegur).

















































