Oelamasi, FKKNews.com – Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, Winston Rondo, mendatangi umat di Paroki Santa Maria Imaculata Batuna untuk mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di wilayah Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, Sabtu (14/3/2026).
Kehadiran Winston Rondo di paroki tersebut menjadi momen istimewa bagi umat Katolik setempat. Pasalnya, untuk pertama kalinya seorang anggota DPRD Provinsi NTT datang langsung ke Paroki Batuna untuk berdialog dan menyerap aspirasi masyarakat.
Kedatangan Winston Rondo disambut secara adat oleh Pastor Paroki, Romo Jefri, bersama umat yang hadir. Suasana penuh kehangatan dan sukacita terlihat dari antusiasme umat yang mengikuti dialog bersama wakil rakyat dari tingkat provinsi tersebut.
“Ini adalah pengalaman pertama kami menerima kunjungan anggota DPRD provinsi di paroki ini. Umat sangat bersukacita karena merasa diperhatikan,” ungkap salah seorang tokoh umat di sela kegiatan.
Dalam dialog yang berlangsung hangat tersebut, masyarakat memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan berbagai persoalan mendasar yang selama ini mereka hadapi.
Salah satu isu utama yang menjadi perhatian adalah kondisi jalan yang rusak parah akibat longsor. Warga menyampaikan bahwa ruas jalan yang menghubungkan Batuna menuju Oekabiti saat ini sudah mengalami kerusakan berat bahkan putus di beberapa titik sehingga tidak dapat lagi dilalui kendaraan.
Kondisi tersebut semakin mempersulit mobilitas masyarakat, terutama dalam mengakses pusat layanan ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan. Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah penanganan mengingat wilayah tersebut juga rawan bencana saat musim hujan.
Menanggapi hal tersebut, Winston Rondo menegaskan bahwa persoalan jalan longsor dan situasi kebencanaan akan menjadi perhatian utama untuk segera dicarikan jalan keluar.
“Salah satu fokus kita adalah persoalan jalan longsor dan situasi bencana di wilayah ini. Ini harus menjadi prioritas agar kita bisa segera mencari solusi bersama,” ujarnya.
Selain persoalan jalan, warga juga menyampaikan kesulitan memperoleh air bersih yang hingga kini masih menjadi persoalan klasik di wilayah tersebut. Masyarakat berharap adanya program penyediaan sumber air baru atau pembangunan embung sebagai penampungan air hujan.
Keluhan lain yang disampaikan warga berkaitan dengan minimnya tenaga medis di fasilitas kesehatan terdekat. Letak geografis wilayah yang cukup jauh dari rumah sakit membuat masyarakat sering kesulitan mendapatkan layanan kesehatan.
Di sektor pendidikan, para orang tua juga menyampaikan harapan terkait ketersediaan beasiswa bagi anak-anak mereka, terutama untuk membantu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Winston Rondo menyatakan akan menampung dan memperjuangkan seluruh masukan masyarakat Amarasi Barat dalam pembahasan di DPRD Provinsi NTT, baik melalui sidang komisi maupun dalam pembahasan anggaran daerah.
Pertemuan bersama umat di Paroki Santa Maria Imaculata Batuna ini diharapkan menjadi awal dari sinergi yang lebih kuat antara wakil rakyat dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang lebih merata di wilayah Amarasi Barat. (FKK02)















































