Lewoleba, FKKNews.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GAMKI Lembata menunjukkan komitmen nyata dalam merawat toleransi antarumat beragama dengan terlibat langsung dalam kegiatan pengamanan Sholat Id tingkat kabupaten yang berlangsung di Lapangan Polres Lembata, Kelurahan Lewoleba Tengah, Kecamatan Nubatukan, sejak pukul 06.00 WITA, Jumat (21/3/2026).
Kegiatan ini melibatkan kolaborasi lintas sektor bersama TNI, Polri, Satpol PP, serta panitia pelaksana. GAMKI Lembata turut ambil bagian dalam pengaturan lalu lintas, penataan parkir kendaraan, hingga pembersihan sampah setelah pelaksanaan ibadah.
Ketua DPC GAMKI Lembata, Sino Patading, menegaskan bahwa keterlibatan tersebut bukan sekadar partisipasi simbolis, tetapi merupakan wujud nyata komitmen organisasi dalam menjaga nilai toleransi di daerah.
“Ini adalah bagian dari komitmen kami sebagai organisasi kepemudaan Kristen untuk merawat toleransi. Kami ingin menunjukkan bahwa keberagaman di NTT, khususnya di Lembata, harus dijaga melalui aksi nyata, bukan hanya wacana,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keterlibatan GAMKI dalam pengamanan Sholat Id merupakan program kerja yang telah disepakati dalam Rapat Kerja Cabang (Rakercab) GAMKI Lembata tahun 2026. Kegiatan ini juga lahir dari kerinduan anak muda Kristen untuk terlibat langsung dalam kehidupan sosial lintas iman.
“Kami juga mengingat bahwa setiap perayaan gerejawi, seperti Natal, saudara-saudara Muslim selalu hadir membantu. Maka hari ini, kami juga ingin ambil bagian sebagai bentuk saling menjaga dan menghargai,” tambahnya.
Sebanyak 15 orang pengurus dan anggota GAMKI Lembata terlibat dalam kegiatan ini, yang dipimpin langsung oleh Ketua DPC, dengan penanggung jawab kegiatan Wakil Ketua I bersama Bidang Organisasi.
Meski peran yang dilakukan terbilang sederhana, seperti membantu parkir dan membersihkan sampah, Sino menilai hal tersebut memiliki makna yang besar dalam membangun semangat kebersamaan.
“Mungkin yang kami lakukan sederhana, tetapi ini adalah langkah kecil yang berdampak besar bagi jiwa toleransi. Dari hal-hal kecil inilah nilai persaudaraan itu tumbuh,” ungkapnya.
Ia berharap ke depan, keterlibatan GAMKI dalam kegiatan sosial lintas agama dapat terus ditingkatkan dengan persiapan yang lebih baik, sekaligus menjadi contoh bagi generasi muda dalam merawat persatuan.
Kegiatan ini menjadi program kerja perdana DPC GAMKI Lembata tahun 2026, yang tidak hanya menegaskan peran organisasi di tengah masyarakat, tetapi juga memperkuat semangat Ora et Labora, bekerja dan melayani dengan iman.
Sementara itu Ketua DPD GAMKI NTT, Winston Rondo, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas keterlibatan GAMKI Lembata dalam pengamanan Sholat Id tersebut. Menurutnya, langkah ini mencerminkan wajah GAMKI yang hadir sebagai jembatan persatuan di tengah keberagaman.
“GAMKI harus hadir sebagai jembatan, bukan tembok. Apa yang dilakukan teman-teman di Lembata hari ini adalah contoh nyata bagaimana orang muda merawat persaudaraan lintas iman,” tegasnya.
Winston menegaskan bahwa toleransi di NTT tidak boleh berhenti pada slogan, tetapi harus diwujudkan dalam aksi-aksi konkret yang menyentuh kehidupan masyarakat. Ia menilai keterlibatan GAMKI dalam kegiatan keagamaan lintas iman menjadi bagian penting dalam memperkuat kohesi sosial di daerah.
“NTT dikenal sebagai rumah bersama. Karena itu, tugas kita adalah memastikan bahwa nilai saling menghormati, gotong royong, dan persaudaraan terus hidup dan dirasakan oleh semua orang,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran GAMKI Lembata yang telah menunjukkan inisiatif dan keberanian untuk terlibat langsung di tengah masyarakat.
“Terima kasih untuk GAMKI Lembata. Langkah kecil seperti ini adalah fondasi besar untuk masa depan toleransi di NTT. Dari Lembata, kita belajar bahwa persaudaraan itu harus dirawat dengan tindakan nyata,” tutup Winston.





















































