Waingapu, FKKNews.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sumba Timur resmi memulai kegiatan Sekolah Demokrasi dan Kepemiluan yang ditujukan untuk membekali generasi muda dengan pemahaman tentang sistem demokrasi dan penyelenggaraan pemilu.
Kegiatan perdana yang berlangsung di Sekretariat DPC GAMKI Sumba Timur di Waingapu, Sabtu (14/3/2026), menghadirkan Anggota Bawaslu Kabupaten Sumba Timur sekaligus Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Yohanis Landi, sebagai narasumber utama dengan materi “Tugas dan Fungsi Penyelenggara Pemilu.”
Ketua DPC GAMKI Sumba Timur, Askar Unha Njanji, mengatakan kegiatan Sekolah Demokrasi ini merupakan bagian dari komitmen GAMKI untuk meningkatkan literasi politik generasi muda serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi.
Menurutnya, banyak anak muda yang memiliki minat untuk menjadi penyelenggara pemilu, namun belum memiliki pemahaman yang cukup terkait regulasi kepemiluan, mekanisme seleksi, hingga strategi menghadapi tahapan tes.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membekali generasi muda dengan pemahaman yang komprehensif tentang demokrasi dan kepemiluan, termasuk tugas serta tanggung jawab penyelenggara pemilu. Harapannya, mereka bisa terlibat secara aktif dan berintegritas dalam menjaga kualitas demokrasi di daerah,” ujar Askar.
Dalam pemaparannya, Yohanis Landi menjelaskan bahwa penyelenggara pemilu memiliki peran strategis dalam memastikan seluruh tahapan pemilu berjalan sesuai prinsip demokrasi serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Ia menegaskan bahwa integritas, profesionalitas, dan independensi merupakan prinsip utama yang harus dimiliki oleh setiap penyelenggara pemilu.
“Penyelenggara pemilu harus mampu menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas agar setiap tahapan pemilu dapat berjalan secara jujur, adil, serta memberikan kepercayaan kepada masyarakat,” jelas Yohanis.
Ia juga menekankan pentingnya pemahaman terhadap regulasi kepemiluan serta mekanisme pengawasan untuk mencegah berbagai potensi pelanggaran yang dapat merusak kualitas demokrasi.
Kegiatan Sekolah Demokrasi dan Kepemiluan yang digagas GAMKI Sumba Timur ini diikuti oleh sekitar 30 peserta yang berasal dari pengurus dan anggota GAMKI. Program ini dilaksanakan dalam beberapa sesi pelatihan dengan menghadirkan pemateri dari Bawaslu dan KPU Kabupaten Sumba Timur.
Adapun materi yang akan diberikan meliputi tugas dan fungsi penyelenggara pemilu, kode etik penyelenggara pemilu, serta kiat sukses menjadi penyelenggara pemilu.
Selain materi dari Bawaslu pada tahap awal, sesi berikutnya juga akan menghadirkan pemateri dari KPU Sumba Timur dengan topik yang sama guna memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada peserta.
Melalui kegiatan ini, GAMKI berharap para peserta tidak hanya memahami sistem kepemiluan secara teoritis, tetapi juga mampu mengembangkan sikap kritis, integritas, serta kesiapan untuk berkontribusi dalam penyelenggaraan pemilu yang demokratis dan berkualitas di masa mendatang.
Berikut jadwal pelaksanaan Sekolah Demokrasi dan Kepemiluan DPC GAMKI Sumba Timur:
Materi oleh Bawaslu Sumba Timur
Sabtu, 14 Maret 2026 | 09.30 – 10.30 WITA
Tugas dan Fungsi Penyelenggara Pemilu
Sabtu, 21 Maret 2026 | 09.30 – 10.30 WITA
Kode Etik Penyelenggara Pemilu
Sabtu, 11 April 2026 | 09.30 – 10.30 WITA
Kiat Sukses Menjadi Penyelenggara Pemilu
Materi oleh KPU Sumba Timur
Sabtu, 28 Maret 2026 | 09.30 – 10.30 WITA
Tugas dan Fungsi Penyelenggara Pemilu
Sabtu, 04 April 2026 | 09.30 – 10.30 WITA
Kode Etik Penyelenggara Pemilu
Sabtu, 11 April 2026 | 09.30 – 10.30 WITA
Kiat Sukses Menjadi Penyelenggara Pemilu






















































